Kisah 2 Legenda yang 'Terusir' Dua Kali di Piala Dunia
CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Mencatatkan nama di buku sejarah
Piala Dunia adalah impian semua pemain, namun Zinedine Zidane dan Rigobert Song
melakukannya dengan cara yang tak biasa.
Bukan melalui torehan gol atau assist terbanyak, keduanya
justru berbagi takhta sebagai pemain yang paling sering diusir keluar lapangan.
Dengan masing-masing koleksi dua kartu merah di dua edisi
berbeda, kisah 'pengusiran' mereka menjadi noda sekaligus warna dalam sejarah
turnamen empat tahunan ini.
Meski memiliki angka yang sama, kisah di balik
"pengusiran" mereka membawa nuansa yang sangat berbeda—satu tentang semangat
yang meledak, dan satu lagi tentang akhir tragis seorang legenda.
Rigobert Song, bek tangguh asal Kamerun ini mencatatkan
namanya di buku sejarah bukan karena gol, melainkan karena temperamen dan
semangatnya yang meluap-luap.
Pada edisi 1994, Song yang baru berusia 17 tahun mencetak
rekor sebagai pemain termuda yang pernah menerima kartu merah di Piala Dunia.
Song harus keluar lapangan setelah melakukan pelanggaran
keras terhadap pemain Brasil.
Empat tahun kemudian atau di Piala Dunia 1998, Song kembali
diusir.
Kali ini, ia menjadi pemain pertama dalam sejarah yang menerima
kartu merah di dua edisi Piala Dunia yang berbeda.
Bagi Song, kartu merah ini adalah simbol dari gaya mainnya
yang tanpa kompromi.
Berbeda dengan Song, kartu merah Zidane datang di tengah
sorotan kamera yang paling tajam.
Di tengah perjalanan Prancis menjadi juara di Piala Dunia
1998, Zidane sempat diusir karena menginjak pemain lawan di fase grup kontra
Arab Saudi.
Beruntung, mantan bintang Juventus itu kembali di final
untuk mencetak dua gol ikonik.
Di Piala Dunia 2006 melawan Italia adalah momen Zidane yang
paling diingat sepanjang sejarah sepak bola.
Dalam laga terakhir di karier profesionalnya, Zidane
menanduk dada Marco Materazzi di babak perpanjangan waktu final.
Kartu merah ini menutup kariernya dengan cara yang paling
dramatis sekaligus memilukan.
Hingga saat ini, belum ada pemain lain yang menyamai rekor
dua kartu merah milik mereka di panggung tertinggi sepak bola dunia dalam dua
edisi berbeda.
Piala Dunia 2026 akan digelar mulai tanggal 11 Juni hingga
19 Juli. Edisi kali ini menjadi yang terbesar sepanjang sejarah karena beberapa
alasan, yakni tiga tuan rumah Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Jumlah tim peserta bertambah dari 32 menjadi 48 negara, yang
berarti akan ada lebih banyak pertandingan untuk dinikmati dengan total 104
laga.
