Kisah 2 Legenda yang 'Terusir' Dua Kali di Piala Dunia

Zidane tanduk Materazzi di Piala Dunia 2006 - (foto by Guardian)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Mencatatkan nama di buku sejarah Piala Dunia adalah impian semua pemain, namun Zinedine Zidane dan Rigobert Song melakukannya dengan cara yang tak biasa.

Bukan melalui torehan gol atau assist terbanyak, keduanya justru berbagi takhta sebagai pemain yang paling sering diusir keluar lapangan.

Dengan masing-masing koleksi dua kartu merah di dua edisi berbeda, kisah 'pengusiran' mereka menjadi noda sekaligus warna dalam sejarah turnamen empat tahunan ini.

Meski memiliki angka yang sama, kisah di balik "pengusiran" mereka membawa nuansa yang sangat berbeda—satu tentang semangat yang meledak, dan satu lagi tentang akhir tragis seorang legenda.

Rigobert Song, bek tangguh asal Kamerun ini mencatatkan namanya di buku sejarah bukan karena gol, melainkan karena temperamen dan semangatnya yang meluap-luap.

Pada edisi 1994, Song yang baru berusia 17 tahun mencetak rekor sebagai pemain termuda yang pernah menerima kartu merah di Piala Dunia.

Song harus keluar lapangan setelah melakukan pelanggaran keras terhadap pemain Brasil.

Empat tahun kemudian atau di Piala Dunia 1998, Song kembali diusir.

Kali ini, ia menjadi pemain pertama dalam sejarah yang menerima kartu merah di dua edisi Piala Dunia yang berbeda.

Bagi Song, kartu merah ini adalah simbol dari gaya mainnya yang tanpa kompromi.

Berbeda dengan Song, kartu merah Zidane datang di tengah sorotan kamera yang paling tajam.

Di tengah perjalanan Prancis menjadi juara di Piala Dunia 1998, Zidane sempat diusir karena menginjak pemain lawan di fase grup kontra Arab Saudi.

Beruntung, mantan bintang Juventus itu kembali di final untuk mencetak dua gol ikonik.

Di Piala Dunia 2006 melawan Italia adalah momen Zidane yang paling diingat sepanjang sejarah sepak bola.

Dalam laga terakhir di karier profesionalnya, Zidane menanduk dada Marco Materazzi di babak perpanjangan waktu final.

Kartu merah ini menutup kariernya dengan cara yang paling dramatis sekaligus memilukan.

Hingga saat ini, belum ada pemain lain yang menyamai rekor dua kartu merah milik mereka di panggung tertinggi sepak bola dunia dalam dua edisi berbeda.

Piala Dunia 2026 akan digelar mulai tanggal 11 Juni hingga 19 Juli. Edisi kali ini menjadi yang terbesar sepanjang sejarah karena beberapa alasan, yakni tiga tuan rumah Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Jumlah tim peserta bertambah dari 32 menjadi 48 negara, yang berarti akan ada lebih banyak pertandingan untuk dinikmati dengan total 104 laga.