Cabai Rawit Rp88.462 per Kg, Beras Turun Harga di Awal Ramadan
Beras dan cabai - (foto by dok Celebesmedia.id)
CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Pergerakan harga pangan nasional pada hari ke-4 puasa Ramadan 1447 Hijriah menunjukkan dinamika yang cukup tajam.
Berdasarkan data Panel Harga Pangan dari Badan Pangan Nasional, Ahad (22/2) pagi, sejumlah komoditas strategis mengalami kenaikan signifikan, sementara sebagian lainnya justru terkoreksi turun.
Kenaikan paling mencolok terjadi pada cabai rawit merah. Harga komoditas ini tercatat sebesar Rp88.462 per kilogram, melonjak Rp8.591 dibandingkan hari sebelumnya yang berada di posisi Rp79.871 per kilogram.
Lonjakan ini menjadikan cabai rawit sebagai penyumbang inflasi harian terbesar di kelompok hortikultura. Cabai merah keriting juga mengalami kenaikan Rp951 menjadi Rp48.462 per kilogram dari sebelumnya Rp47.511 per kilogram.
Berbeda dengan dua jenis cabai tersebut, cabai merah besar justru turun Rp1.687 menjadi Rp46.077 per kilogram dari harga sebelumnya Rp47.764 per kilogram.
Tekanan harga juga terlihat pada komoditas protein hewani. Telur ayam ras naik Rp612 menjadi Rp31.889 per kilogram, dibandingkan hari sebelumnya Rp31.277 per kilogram.
Daging sapi murni ikut terkerek naik Rp1.611 menjadi Rp139.667 per kilogram dari sebelumnya Rp138.056 per kilogram. Daging ayam ras pun mengalami kenaikan Rp1.448 menjadi Rp42.769 per kilogram dari Rp41.321 per kilogram.
Sementara itu, daging kerbau beku impor justru mengalami penurunan Rp2.034 menjadi Rp110.000 per kilogram dari posisi sebelumnya Rp112.034 per kilogram.
Kabar menggembirakan datang dari komoditas beras. Harga beras premium turun Rp167 menjadi Rp15.425 per kilogram dari sebelumnya Rp15.592 per kilogram.
Beras medium juga turun cukup dalam sebesar Rp490 menjadi Rp12.900 per kilogram dari Rp13.390 per kilogram. Beras medium non-SPHP terkoreksi Rp464 menjadi Rp13.480 per kilogram dari Rp13.944 per kilogram.
Meski demikian, beras SPHP tercatat naik tipis Rp5 menjadi Rp12.450 per kilogram dari Rp12.445 per kilogram, sementara beras khusus lokal naik Rp297 menjadi Rp15.500 per kilogram dari sebelumnya Rp15.203 per kilogram.
Pergerakan harga juga terjadi pada komoditas bumbu dapur. Bawang merah naik Rp602 menjadi Rp42.846 per kilogram dari Rp42.244 per kilogram. Sebaliknya, bawang putih bonggol turun cukup tajam Rp3.501 menjadi Rp35.667 per kilogram dari harga sebelumnya Rp39.168 per kilogram.
Untuk komoditas minyak goreng, tren penurunan terjadi secara merata. Minyak goreng kemasan turun Rp1.376 menjadi Rp19.831 per liter dari Rp21.207 per liter.
Minyak goreng curah turun Rp797 menjadi Rp16.962 per liter dari Rp17.759 per liter. Produk Minyakita juga mengalami penurunan Rp1.264 menjadi Rp17.750 per liter dari Rp19.014 per liter.
Gula konsumsi tercatat turun Rp487 menjadi Rp17.719 per kilogram dari Rp18.206 per kilogram.
Penurunan harga turut terjadi pada produk tepung dan hasil perikanan. Tepung terigu curah turun Rp610 menjadi Rp9.077 per kilogram dari Rp9.687 per kilogram, sementara tepung terigu kemasan turun Rp641 menjadi Rp12.250 per kilogram dari Rp12.891 per kilogram.
Ikan kembung turun cukup tajam Rp3.800 menjadi Rp41.833 per kilogram dari Rp45.633 per kilogram. Ikan tongkol melemah Rp1.064 menjadi Rp36.750 per kilogram dari Rp37.814 per kilogram, dan ikan bandeng turun Rp1.108 menjadi Rp36.333 per kilogram dari Rp37.441 per kilogram.
Adapun garam konsumsi tercatat turun tipis Rp18 menjadi Rp11.467 per kilogram dari Rp11.485 per kilogram.
Secara umum, awal Ramadhan tahun ini ditandai dengan lonjakan harga pada cabai rawit merah, telur ayam ras, serta daging sapi dan ayam ras. Namun, penurunan harga pada beras, minyak goreng, gula, tepung, dan sejumlah komoditas ikan.
