Prancis Larang Israel Hadir di Pameran Senjata Eurosatory

Prancis larang delegasi Israel Hadir pada Pameran Eurosatory 2026 - (foto by Bloomberg)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Pemerintah Prancis resmi melarang partisipasi Israel dalam pameran pertahanan internasional Eurosatory di Paris.

Mengutip Antara, Selasa (2/6), keputusan ini berdampak langsung pada Kementerian Pertahanan Israel yang tidak dapat mendirikan stan resmi maupun mengikuti pameran tersebut.

Dalam pernyataan resminya, pemerintah Prancis juga menegaskan bahwa pejabat Israel dilarang hadir dalam kegiatan tersebut. Selain itu, senjata ofensif produksi Israel tidak diperbolehkan untuk dipamerkan di area pameran.

Meski demikian, Prancis tetap memberikan pengecualian terbatas. Sistem pertahanan udara Israel serta produk-produk terkait masih diizinkan untuk ditampilkan dalam ajang tersebut.

Keputusan ini diambil di tengah meningkatnya ketegangan antara Prancis dan Israel terkait eskalasi konflik di wilayah Gaza Strip serta situasi perang yang masih berlangsung di Lebanon.

Langkah Prancis tersebut juga bertepatan dengan meningkatnya kritik terhadap kebijakan Israel, terutama terkait memburuknya kondisi kemanusiaan di Gaza. Hal ini memperkuat dinamika diplomatik yang semakin tegang antara sejumlah negara Eropa dan Israel dalam beberapa bulan terakhir.

Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi tambahan dari pihak Israel terkait larangan tersebut.

Pameran Senjata dan Pertahanan Internasional Eurosatory 2026 diselenggarakan pada 15 hingga 19 Juni 2026 di Paris-Nord Villepinte Exhibition Centre, Paris, Prancis

Eurosatory adalah pameran internasional terbesar di dunia untuk industri pertahanan dan keamanan darat serta udara. 

Acara ini diselenggarakan setiap dua tahun sekali di Parc des Expositions de Paris Nord Villepinte, Prancis.

Eurosatory menampilkan lebih dari 2.000 perusahaan industri pertahanan dan dihadiri oleh delegasi dari sekitar 60 lebih negara di dunia.