308 Pedagang Pasar Tumpah di Veteran Pindah ke Malengkeri

CELEBESMEDIA.ID, Makassar — Pemerintah Kota Makassar berhasil menertibkan pasar tumpah di kawasan Jalan Veteran Utara dan Pasar Kubis, Minggu dini hari (24/5/2026). 

Sebanyak 308 pedagang bongkar muat dan mobil boks kini direlokasi ke Terminal Malengkeri, Kecamatan Tamalate.

Penataan kawasan yang selama puluhan tahun dipadati aktivitas perdagangan di badan jalan dan trotoar itu berlangsung kondusif tanpa gesekan antara petugas dan pedagang.

Direktur Utama Perumda Pasar Makassar Raya, Ali Gauli Arief, mengatakan keberhasilan penertiban didukung pendekatan humanis dan komunikasi intensif kepada para pedagang.

“Alhamdulillah penataan berjalan kondusif. Tidak ada gesekan karena semua dilakukan secara kolektif dengan mengedepankan komunikasi dan menjaga ketertiban serta keamanan warga,” ujar Ali Gauli, Minggu (24/5).

Selain merelokasi pedagang bongkar muat, Pemkot Makassar juga membongkar lapak pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Kubis, Jalan Lobak, Lorong 97, dan Lorong 98 untuk membuka akses jalan dan mengembalikan fungsi trotoar.

Data Perumda Pasar mencatat jumlah pedagang di kawasan Pasar Kalimbu mencapai 359 orang. Rinciannya, 68 pedagang di Jalan Kubis, 84 pedagang di Jalan Mentimun, 85 pedagang di Jalan Bayam, 35 pedagang di Lorong 101, 23 pedagang di Lorong 99, serta 42 pedagang di Lorong 97.

Menurut Ali, relokasi dilakukan agar aktivitas perdagangan tetap berjalan tanpa mengganggu fasilitas umum dan arus lalu lintas di Jalan Veteran Utara.

“Dengan kesadaran pedagang untuk relokasi ke Terminal Malengkeri, penataan Jalan Veteran kembali berfungsi dengan baik dan tidak lagi mengganggu pengguna jalan lainnya,” katanya.

Selama ini aktivitas pasar tumpah di Jalan Veteran Utara dinilai menjadi penyebab kemacetan akibat mobil boks pedagang menggunakan badan jalan untuk bongkar muat barang dagangan.

Penertiban dilakukan Pemkot Makassar bersama unsur TNI-Polri, Satpol PP, kecamatan, kelurahan, dan tokoh masyarakat sebagai bagian dari upaya mengembalikan fungsi jalan dan menciptakan kawasan perdagangan yang lebih tertib dan nyaman bagi warga.