Peringatan Dini BMKG: Maros, Gowa, Makassar Waspada Banjir
Makassar memasuki puncak musim hujan, beberapa.wilayah berpotensi banjir - (foto by dok Celebesmedia.id)
CELEBESMEDIA.ID, Makassar – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Sulawesi Selatan mengeluarkan peringatan dini potensi banjir di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan untuk periode 12 hingga 14 Januari 2026.
Peringatan ini disampaikan berdasarkan hasil analisis Sistem Impact-Based Forecast (IBF) InaFLEWS Banjir, yang memprediksi potensi dampak bencana secara spasial dan temporal.
IBF InaFLEWS Banjir merupakan sistem prakiraan berbasis dampak yang mengintegrasikan berbagai parameter penting, mulai dari riwayat kejadian bencana, hazard, exposure, vulnerability, hingga kondisi kelembapan tanah (soil moisture) dan run-off hidrologi. Pendekatan ini memungkinkan BMKG memberikan peringatan dini yang lebih terarah dan berbasis risiko.
Berdasarkan hasil analisis otomatis, tidak ada wilayah di Sulawesi Selatan yang masuk kategori siaga maupun awas selama tiga hari ke depan. Namun, status waspada terdeteksi di sejumlah kabupaten dan kota, terutama wilayah pesisir, dataran rendah, dan kawasan perkotaan.
12 Januari 2026
Wilayah dengan potensi Dampak Banjir Waspada meliputi:
- Kabupaten Gowa: Bajeng, Barombong, Bontomarannu, Pallangga, Parangloe, Pattallasang, Somba Opu
- Kota Makassar: Biringkanaya, Makassar, Manggala, Panakkukang, Rappocini, Tallo, Tamalanrea, Tamalate
- Kabupaten Maros: Bantimurung, Bontoa, Lau, Mandai, Maros Baru, Marusu, Moncongloe, Simbang, Tanralili, Tompobulu, Turikale
- Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan: Bungoro, Labakkang, Marang, Minasa Tene, Pangkajene
- Kabupaten Takalar: Galesong Utara, Pattallassang, Polongbangkeng Selatan
13 Januari 2026
Status Waspada banjir masih berlanjut di wilayah:
- Gowa
- Kota Makassar
- Maros
- Pangkajene dan Kepulauan
- Takalar
Wilayah terdampak relatif sama, meski dengan cakupan kecamatan yang sedikit berkurang dibanding hari sebelumnya.
14 Januari 2026
Pada hari ketiga, potensi banjir Waspada masih terdeteksi, dengan tambahan wilayah:
- Kabupaten Luwu: Belopa dan Suli
Kondisi ini menunjukkan potensi hujan yang masih berlanjut dan akumulasi air permukaan yang perlu diantisipasi.
Sementara itu, hasil prediksi IBF Longsor BMKG menunjukkan tidak terdapat wilayah di Sulawesi Selatan yang berstatus waspada, siaga, maupun awas untuk kejadian longsor pada periode 12–14 Januari 2026.
BMKG mengingatkan pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat untuk:
- Memantau informasi cuaca dan peringatan dini terbaru
- Membersihkan saluran drainase dan daerah aliran sungai
- Menghindari aktivitas di wilayah rawan genangan saat hujan lebat
- Menyiapkan langkah mitigasi dini untuk mengurangi risiko kerugian
