Prof Amiruddin Dimakamkan di Samata, Rumah Duka Dipadati Pelayat

Suasana rumah duka Prof Amiruddin Aliah, Kamis (26/2) - (foto by Rifki)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Suasana di rumah duka Prof. Dr. dr. Amiruddin Aliah, di Jalan Rusa No. 21, Makassar, dipenuhi pelayat, Kamis (26/2) pagi.

Kediaman almarhum yang berada tepat di depan Masjid Nurul Amin itu dipasangi tenda dan deretan kursi untuk menampung tamu yang terus berdatangan. Karangan bunga ucapan belasungkawa berjejer di sepanjang sisi jalan, menjadi simbol penghormatan terakhir bagi dokter saraf senior tersebut

Rencana almarhum akan dimakamkan di Pemakaman Karyawan dan Keluarga Kalla Group, Samata, Kabupaten Gowa.

Prosesi pemakaman dilaksanakan usai salat jenazah yang digelar ba’da Zuhur di Masjid Nurul Amin, tak jauh dari kediaman duka di Jalan Rusa, Makassar.

Pantauan di lokasi hingga pukul 10.00 WITA, pelayat datang silih berganti. Sebuah ambulans terparkir di sisi rumah, bersiaga menjelang prosesi salat jenazah. Arus lalu lintas di sekitar Jalan Rusa pun dialihkan untuk mengurai kepadatan kendaraan, dengan bantuan warga sekitar yang turut mengatur parkir.

Sejumlah tokoh turut hadir menyampaikan duka cita. Di antaranya Pelaksana Harian Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Muhammad Ridwan, jajaran RT/RW se-Kelurahan Maricaya, Kecamatan Makassar, serta rekanan bisnis KALLA. Kehadiran berbagai kalangan ini menunjukkan besarnya rasa kehilangan atas wafatnya sosok yang dikenal luas di dunia medis Sulawesi Selatan.

Prof Amiruddin meninggal dunia pada Rabu (25/2/2026) pukul 18.28 WITA. Almarhum mengembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan intensif di ruang High Care Unit (HCU) RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar.

Kepergian Prof Amiruddin menjadi duka mendalam, khususnya bagi dunia neurologi di Sulawesi Selatan. Dedikasi dan pengabdiannya selama bertahun-tahun sebagai dokter spesialis saraf meninggalkan jejak yang tak mudah dilupakan. Kini, keluarga, kolega, dan para pelayat mengantarkan beliau ke peristirahatan terakhir dengan doa dan penghormatan terbaik.

Laporan: Rifki