8 Pelaku Penyerangan Warkop Berisi Perwira Polisi Diamankan

Pelaku penyerangan wakrop di Makassar - (foto by Rusmawandi Rara)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Video aksi penyerangan sejumlah pemuda bersenjata busur dan parang di salah satu warkop jalan pengayoman kota Makassar, viral di media sosial.

Pada rekaman CCTV, memperlihatkan sejumlah anggota dari satuan Reskrim Polrestabes Makassar lagi bersantai menyeruput kopi, tiba tiba dikagetkan aksi penyerangan.

Tak lama kemudian, sejumlah anggota reskrim Polrestabes Makassar dan salah satu diantaranya Kasatreskrim Polrestabes Makassar, AKBP Reonald Simanjuntak mengeluarkan senjatan api yang terselip di pinggang masing-masing. 

Para Anggota dan Kasatreskrim Polrestabes Makassar, langsung mengejar para pelaku dengan menembakkan beberapa kali tembakan peringatan. Para pelaku pun langsung melarikan diri. Diketahui peristiwa itu terjadi Minggu (6/11/2022).

“Pas tembakan peringatan tiga kali itu, salah satu pelaku masih sempat menarik busur,” kata Kasatreskrim Polrestabes Makassar, AKBP Reonald Simanjuntak kepada CELEBESMEDIA.ID, saat ditemui di kantornya, Selasa sore (8/11/2022)

Beberapa dari mereka kabur meninggalkan lokasi, bahkan satu diantara pelaku ditemukan bersembunyi di dalam got hingga 40 menit. Pelaku itu berhasil diamankan pada malam itu juga.

“Saat ini ada delapan pelaku ditangkap. Penangkapan ke delapan pelaku itu, tiga hari berturut-turut, ” terang Alumni AKABRI 2002 ini.

Dalam penangkapan itu, polisi menyita barang bukti sejumlah anak panah atau busur serta sebilah parang. Motif penyerangan kata Reonald adalah ketersinggungan dengan salah satu juru parkir warkop.

“Jadi pelaku ini mengira mereka dilempari oleh juru parkir di kedai kopi, padahal bukan. Jadi mereka panggil teman-temannya lalu menyerang si jukir ini, dan kebetulan kita ada disana nyantai, ” jelas Reonald.

Reonald memastikan, para pelaku bukan bagian dari kelompok geng motor. Kini kedelapan pelaku yang didominasi anak di bawah umur diamankan di Mapolrestabes Makassar.

“Satu pelaku dari total sembilan pelaku masih buron dan dalam pengejaran anggota, ” terang Reonald.

Laporan: Rusmawandi Rara