BMKG: Gowa, Pangkep dan Barru Potensi Banjir Kategori Tinggi

Banjir di di Kelurahan Pangkabinanga, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Selasa 22 Januari 2019 - (foto by dok CELEBESMEDIA)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Tiga kabupaten di Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk dalam wilayah potensi banjir kategori tinggi  di Indonesia berlaku dasarian I Februari 2024 (dasarian: rentang waktu 10 hari).

Berdasarkan peringatan dini yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Minggu (4/2), ketiga kabupaten di Sulsel yang berpotensi tinggi dilanda banjir tersebut yakni Gowa, Pangkep dan sebagian wilayah di Barru.

BMKG juga merinci kecamatan di tiga kabupaten tersebut yang  berpotensi tinggi banjir, yakni: 

Kabupaten Gowa

  • Kecamatan Bontomarannu
  • Kecamatan Pallangga
  • Kecamatan Parangloe
  • Kecamatan Pattallassang
  • Kecamatan Somba opu

Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep)

  • Kecamatan Pangkajene 
  • Kecamatan Ballocci 
  • Kecamatan Bungoro
  • Kecamatan Labbakkang
  • Kecamatan Mandalle
  • Kecamatan Marang
  • Kecamatan Minasa Tene
  • Kecamatan Tondong Tallasa
  • Kecamatan Sigeri

Kabupaten Barru

  • Kecamatan Tanete Riaja
  • Kecamatan Tanete Rilau

Selain kabupaten di Sulsel tersebut, BMKG juga merilis beberapa wilayah lainnya di Indonesia yang berpotensi tinggi banjir yakni Kabupaten Cirebon, Manjalengkang, Pekalongan, Kendal, Bima, Batang, Kutai Barat, Kuningan, Brebes, Majalengka, Banyumas, Cilacap, Cirebon, Kudus, Banjarnegara dan Pati

Sebelumnya diberitakan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi banjir di Sulsel yang dikeluarkan hari ini, Minggu (4/2).

Curah hujan di Sulsel masuk kategori tinggi dengan klasifikasi awas yang berpotensi menyebabkan banjir.

"Untuk periode awal Februari 2024 wilayah yang memiliki potensi curah hujan tinggi dengan klasifikasi awas terjadi di Sulawesi  Selatan," tulis BMKG pusat mengutip akun resminya, Minggu (4/2).

Sulawesi Selatan menjadi satu-satunya provinsi di Indonesia dengan potensi curah hujan tinggi klasifikasi awas. Sedangkan provinsi yang masuk klasifikasi siaga yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Timur, Papua dan beberapa wilayah di Sulsel.

Sementara provinsi dengan curah hujan tinggi klasifikasi waspada yakni beberapa wilayah di Banten, Daerah Istimewa Yogyakarta, DKI Jakarta, Jambi, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Lampung, Papua, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Sumatera Selatan.