Kualitas Udara Maros Tidak Sehat, AQI Capai 200
Langit di kota Maros diselimuti kabut asap - (ist)
CELEBESMEDIA.ID, Maros - Kualitas udara di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, berada dalam kategori tidak sehat pada Rabu (14/10/2026).
Berdasarkan pemantauan laman IQAir, indeks kualitas udara atau Air Quality Index (AQI) di wilayah tersebut mencapai 200 pada pukul 11.00 WITA.
Angka tersebut menunjukkan bahwa polusi udara di Maros berada pada tingkat yang berisiko bagi kesehatan.
Pada kategori ini, paparan udara tercemar dapat berdampak pada masyarakat secara umum, terutama kelompok sensitif seperti anak-anak, lansia, serta orang dengan penyakit pernapasan dan jantung.
Salah satu polutan yang perlu diwaspadai adalah PM2.5, yakni partikel halus berukuran 2,5 mikrometer atau lebih kecil.
Partikel ini dapat masuk jauh ke dalam paru-paru dan berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan apabila terhirup dalam jumlah tinggi.
Untuk mengurangi risiko paparan, masyarakat disarankan membatasi aktivitas fisik berat di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk.
Penggunaan masker yang mampu menyaring partikel halus serta pemakaian alat pemurni udara di dalam ruangan juga dapat menjadi langkah perlindungan tambahan.
Masyarakat yang mengalami gejala seperti batuk, sesak napas, atau iritasi saluran pernapasan perlu mengurangi paparan polusi dan mencari pertolongan medis apabila keluhan berlanjut atau memburuk.
Indeks kualitas udara dapat berubah setiap jam mengikuti kondisi cuaca dan konsentrasi polutan. Karena itu, masyarakat diimbau memantau pembaruan kualitas udara melalui laman IQAir sebelum beraktivitas di luar rumah.
