Peringatan HJG ke-705 Meriah, Bupati Tekankan Identitas dan Sinergi

CELEBESMEDIA.ID, Gowa, Peringatan Hari Jadi Gowa ke-705 digelar khidmat dan penuh warna di Museum Balla Lompoa, Senin (17/11). Mengangkat tema “Gowa Bersama, Maju dan Sejahtera”, rangkaian kegiatan menampilkan kekayaan budaya lokal sekaligus refleksi historis yang menjadi fondasi pembangunan Kabupaten Gowa.

Acara dibuka dengan parade budaya dari seluruh kecamatan, diikuti pembacaan laporan ketua panitia, sejarah Gowa, serta pertunjukan teatrikal dari sanggar seni binaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Gowa. Momentum tahunan ini juga dihadiri sejumlah tokoh penting, mulai dari Gubernur Sulsel, Anggota DPR RI Dapil I Sulsel, Ketua DPRD Sulsel, Forkopimda Sulsel, para kepala daerah se-Sulsel, hingga Bupati dan Wakil Bupati Gowa beserta jajaran Forkopimda.

Ketua Panitia, Darmawansyah Muin, menegaskan bahwa peringatan tersebut bukan sekadar tradisi, melainkan ruang penghormatan terhadap perjalanan panjang Kerajaan dan Kabupaten Gowa.

“Hari jadi bukan hanya peringatan tahunan, tetapi momentum sakral untuk menghormati sejarah, memperkuat identitas, dan menyambut masa depan,” ujarnya.

“Ini bukan hanya milik Pemerintah Daerah, melainkan pesta rakyat yang melibatkan partisipasi elemen sesuai dengan semangat Gowa bersama.”

Darmawansyah melaporkan bahwa rangkaian kegiatan telah berlangsung sejak 8–17 November 2025, meliputi penghijauan, ziarah makam pahlawan, pemilihan Tau Rungka dan Tau Lolona Duta Wisata Gowa 2025, pameran senjata di Galeri Istana Tamalate, seminar sejarah, hingga orasi pembangunan Bupati Gowa di DPRD.

“Harapan kami semangat kebersamaan dapat terus kita pelihara, menjadi momentum untuk terus bekerja, berinovasi, dan berkontribusi nyata,” tutupnya.

Dalam sambutannya, Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang menekankan bahwa Hari Jadi Gowa menjadi momen untuk meneguhkan kembali identitas dan nilai keberanian masyarakat Gowa.

“Hari Jadi Gowa bukan hanya peringatan berdirinya sebuah pemerintahan, tetapi sebuah pengingat sejarah untuk kembali meneguhkan siapa diri kita sebagai orang Gowa, rakyat yang tidak pernah tunduk oleh keadaan, yang setia pada nilai-nilai leluhur, dan selalu berdiri tegap menghadapi tantangan zaman.”

Ia juga menyinggung dua sosok penting dalam sejarah Gowa, Tumanurung Bainea dan Sultan Hasanuddin, yang melambangkan kebijaksanaan serta keteguhan. Nilai-nilai tersebut, kata Bupati, tetap menyalakan semangat pembangunan hingga hari ini.

“Nilai-nilai itu bukan sekadar kisah masa lalu. Ia hidup di dada kita hari ini. Ia menjadi bara semangat yang terus menyala dalam setiap langkah pembangunan.”

Bupati turut mengutip pepatah leluhur sebagai pedoman kepemimpinan:

“Le’ba kusoronna biseangku, kucampa’na sombalakku, tamassaile punna teai labuang. Jika perahu telah kudorong dan layar terkembang, maka tak akan ada arah lain selain menuju labuhan.”

Ia menegaskan bahwa prinsip tersebut menjadi arah pembangunan Gowa.

“Dengan ketegasan seorang pemimpin dan kasih seorang ibu, kita menggerakkan bahtera Gowa menuju dermaga kemajuan. Kita tidak boleh berlayar setengah hati.

Bupati Sitti Husniah menegaskan bahwa tema tahun ini merupakan seruan untuk memperkuat sinergi masyarakat dan pemerintah.

“Tema ‘Gowa Bersama, Maju dan Sejahtera’ mengingatkan kita bahwa kemajuan hanya bisa lahir ketika kita menggenggam tangan satu sama lain.”

Ia menyebut empat pilar nilai lokal, lknkesempurnaan, kesatuan, keutuhan, dan keabadian sebagai dasar pembangunan daerah.

“Empat pilar ini bukan sekadar warisan, tetapi cahaya yang memandu langkah Pemerintah Kabupaten Gowa. Bahwa Gowa tumbuh tidak hanya dengan tangan yang bekerja, tetapi juga dengan hati yang percaya.”

Dalam momen tersebut, Bupati turut memaparkan capaian strategis Gowa, mulai dari peningkatan ekonomi, kenaikan IPM, hingga realisasi Program 100 Hari Gowa Bersama yang mencakup Gowa Bersih, Cerdas, Sehat, dan Aman. Selain itu, ia menyoroti kemajuan sektor pembangunan, perikanan, penghargaan yang diterima daerah, serta proyek berjangka panjang Provinsi Sulsel yang memperkuat konektivitas jalan di Kabupaten Gowa.

Laporan: Rifki