7 Kantong Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Tiba di RS Bhayangkara

7 kantong jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 tiba di RS Bhayangkara - (foto by Rifki)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Tujuh kantong jenazah korban kecelakaan pesawat udara ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport dengan nomor registrasi PK-THT tiba di RS Bhayangkara Biddokkes Polda Sulawesi Selatan, Jalan Kumala, Makassar, Jumat (23/1) siang. 

Pesawat tersebut sebelumnya dilaporkan jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, wilayah perbatasan Kabupaten Pangkep dan Maros, Sulawesi Selatan.

 Pantauan Celebesmedia.id, jenazah diberangkatkan dari Lanud Sultan Hasanuddin, Maros, dengan iring-iringan enam unit ambulans. Proses pengangkutan menuju Makassar mendapat pengawalan ketat dari aparat gabungan TNI dan Polri, serta personel Basarnas.

Seluruh kantong jenazah yang diserahkan kepada tim gabungan Disaster Victim Identification (DVI) mengeluarkan bau tidak sedap. Hal ini diduga akibat kondisi yang sudah membengkak. Medan yang sulit, hujan lebat dan kabut tebal membuat proses evakuasi terkendala.

Dengan kedatangan tujuh kantong jenazah tersebut, total kantong jenazah yang telah diterima tim DVI di posko RS Bhayangkara Makassar kini berjumlah 11 kantong.

Pesawat ATR 42-500 mengangkut 10 orang terdiri dari 7 awak pesawat dan 3 penumpang.

Tiga korban yang telah teridentifikasi masing-masing adalah pramugari Florencia Lolita Wibisono (33) berjenis kelamin perempuan, pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Deden Maulana (43) berjenis kelamin laki-laki, serta pramugari Esther Aprilita (26).

Laporan: Rifki