Catat! Jemaah Haji Wajib Kantongi Nusuk Sebelum Naik Pesawat

Kepala Kanwil Kemenhaj Sulsel, Ikbal Ismail - (Dok CELEBESMEDIA.ID)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji (Kanwil Kemenhaj) Sulawesi Selatan, Ikbal Ismail, menegaskan bahwa pembagian kartu Nusuk bagi jemaah calon haji pada 2026 dialihkan ke setiap embarkasi di seluruh Indonesia, termasuk Embarkasi Makassar.

Langkah ini diambil untuk memastikan setiap jemaah menerima kartu identitas resmi dari Pemerintah Arab Saudi tersebut secara langsung sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.

Ikbal menjelaskan, kebijakan baru ini merupakan hasil koordinasi dengan Kementerian Haji Arab Saudi untuk mengatasi kendala distribusi yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.

Kartu Nusuk merupakan syarat wajib yang diterbitkan oleh Syarikah (vendor pemerintah Saudi) sebagai dokumen layanan haji.

"Kementerian Haji menyarankan agar pembagian Nusuk dilakukan di embarkasi masing-masing di seluruh Indonesia. Alhamdulillah, pihak Syarikah menyanggupi hal tersebut. Jadi nanti perwakilan dari Arab Saudi yang langsung datang ke embarkasi untuk membagikan kartu tersebut," ujar Ikbal Ismail dikutip dari Celebes Podcast yang tayang di kanal YouTube CELEBESMEDIA.ID, Jumat (17/4).

Sebelumnya, proses pembagian di Arab Saudi sering terkendala masalah komunikasi dan pertemuan fisik. "Tahun 2025 lalu, seringkali pihak Syarikah datang ke kantor, namun jemaah sedang berada di Masjidil Haram, begitu pun sebaliknya. Sekarang, mereka diwajibkan bertemu langsung dan didokumentasikan melalui foto sebagai syarat validasi," tambahnya.

Selain persoalan administrasi kartu Nusuk, Ikbal juga menyoroti tahapan krusial yang harus dilalui jemaah di embarkasi, yakni pemeriksaan kesehatan tahap akhir di aula keberangkatan.

Meskipun jemaah telah dinyatakan memenuhi syarat istita'ah kesehatan di daerah masing-masing sebagai syarat pelunasan biaya haji, pemeriksaan di embarkasi tetap menjadi filter final.

"Pemeriksaan kesehatan terakhir ini yang menentukan apakah jemaah layak terbang atau tidak. Kita memastikan kembali bahwa dari segi fisik, jemaah benar-benar mampu melaksanakan rangkaian ibadah haji nantinya," tegas Ikbal.

Dengan prosedur baru ini, jemaah calon haji diharapkan dapat berangkat dengan kepastian administrasi dan kondisi fisik yang prima, guna mendukung kelancaran ibadah di Arab Saudi.

Berdasarkan Keputusan Menteri Agama Nomor 7 Tahun 2025 yang diperbarui pada Maret 2026, rangkaian perjalanan ibadah haji tahun ini telah siap dilaksanakan.

Kelompok Terbang (Kloter) 1 Embarkasi Makassar dijadwalkan mulai masuk ke asrama pada 22 April 2026 sebelum diterbangkan ke Arab Saudi.