5 Fakta Unik Pink Moon yang Terjadi 1 April
Ilustrasi - (foto by freepik)
CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Fenomena langit Pink Moon akan kembali menghiasi malam pada 1 April 2026. Peristiwa ini menjadi salah satu momen astronomi yang dinantikan karena keindahannya saat Bulan tampak bulat sempurna dan bersinar terang di langit malam.
Meski begitu, istilah Pink Moon sering menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat. Banyak yang mengira Bulan akan berubah warna menjadi merah muda. Padahal, penamaan tersebut memiliki latar belakang budaya dan sejarah yang menarik untuk diketahui.
Fenomena ini juga menjadi pengingat tentang keterkaitan antara siklus alam, musim, dan tradisi yang berkembang di berbagai belahan dunia. Berikut lima fakta menarik Pink Moon yang perlu Anda ketahui melansir daei CNN Indonesia, Kamis (26/3).
1. Bukan Bulan Berwarna Merah Muda
Nama Pink Moon sering disalahartikan sebagai Bulan yang berubah warna menjadi pink. Faktanya, Bulan tetap tampak seperti biasa. Penamaan ini tidak berkaitan dengan warna, melainkan tradisi.
2. Berasal dari Bunga Liar Musim Semi
Menurut The Old Farmer's Almanac, istilah Pink Moon diambil dari bunga liar Phlox subulata atau moss phlox yang mekar di awal musim semi di Amerika Utara. Bunga berwarna merah muda ini biasanya bermekaran saat Bulan Purnama April muncul.
3. Terlihat Purnama Lebih dari Satu Hari
Secara astronomi, fase purnama terjadi pada waktu tertentu. Namun bagi pengamat di Bumi, Bulan akan tampak bulat sempurna selama kurang lebih satu hari sebelum dan sesudah puncaknya.
4. Bersinar Sepanjang Malam
Bulan Purnama, termasuk Pink Moon, muncul dari arah timur saat Matahari terbenam. Kemudian mencapai posisi tertinggi di langit saat tengah malam, dan terbenam di barat menjelang Matahari terbit. Hal ini membuatnya dapat diamati hampir sepanjang malam.
5. Memiliki Banyak Nama Tradisional
Selain Pink Moon, fenomena ini juga memiliki berbagai nama lain dari budaya masyarakat asli Amerika, seperti Breaking Ice Moon dan Bulan Tunas Tumbuhan. Nama-nama tersebut mencerminkan perubahan musim, mulai dari mencairnya es hingga munculnya tanaman dan aktivitas hewan.
Pink Moon bukan sekadar fenomena Bulan Purnama biasa, tetapi juga bagian dari warisan budaya yang menggambarkan perubahan alam. Dengan mengetahui fakta-fakta ini, masyarakat dapat menikmati keindahan langit malam dengan pemahaman yang lebih luas.
