Pintu Bili-Bili Ditutup 14–16 September, Warga Diminta Tampung Air
Informasi Pengerjaan Pintu Air Bili - Bili 14-16 September 2026 - (foto by instagram/ @humaspdammks)
CELEBESMEDIA.ID, Makassar — Perumda Air Minum Kota Makassar mengingatkan pelanggan tentang potensi gangguan pasokan air bersih menyusul penutupan sementara pintu air di Daerah Irigasi Bili-Bili, Kabupaten Gowa.
Penutupan dilakukan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang untuk kegiatan survei, inventarisasi, dan pengukuran dalam rangka peningkatan serta rehabilitasi jaringan irigasi di Daerah Irigasi Bili-Bili.
Pekerjaan berlangsung selama tiga hari, terhitung hari ini, senin (14/9) hingga Rabu (16/9). Kegiatan dimulai pukul 08.00 WITA hingga selesai.
Penutupan pintu air tersebut berdampak pada pasokan air baku yang diterima Perumda Air Minum Kota Makassar. Kondisi ini berpotensi menurunkan tekanan air hingga mengganggu distribusi kepada pelanggan.
Perumda Air Minum Kota Makassar mencatat delapan wilayah yang berpotensi mengalami dampak akibat penutupan sementara pintu air Bili-Bili.
Wilayah tersebut meliputi:
- Kecamatan Bontoala
- Kecamatan Ujung Tanah
- Kecamatan Tallo
- Sebagian Kecamatan Manggala
- Kecamatan Tamalanrea
- Kecamatan Biringkanaya
- Sebagian Kecamatan Panakkukang
- Sebagian Kecamatan Makassar
Pelanggan di wilayah tersebut diminta mengantisipasi kemungkinan berkurangnya tekanan dan pasokan air selama pekerjaan berlangsung.
Perumda Air Minum Kota Makassar juga mengimbau masyarakat menggunakan air secara bijak dan menyiapkan persediaan secukupnya untuk memenuhi kebutuhan selama periode pekerjaan.
Pelaksana Tugas Direktur Utama PDAM Makassar, Andi Syahrum, meminta masyarakat memahami kondisi tersebut karena penutupan pintu air berkaitan dengan pekerjaan di jaringan irigasi Bili-Bili.
"Kami meminta kepada masyarakat agar selama 3 hari ke depan karena akan ditutup pintu air oleh Kementerian. Otomatis tidak beroperasi selama 3 hari ini karena sumber air ditutup oleh kementerian karena ada kegiatan di irigasi Bili-Bili," kata Andi Syahrum.
Penutupan tersebut merupakan bagian dari survei, inventarisasi, dan pengukuran untuk mendukung rencana peningkatan serta rehabilitasi jaringan irigasi.
Kegiatan itu diperlukan untuk mengetahui kondisi jaringan irigasi melalui proses inventarisasi dan pengukuran. Namun, pekerjaan tersebut turut memengaruhi pasokan air baku yang menjadi sumber pengolahan air bagi pelanggan Perumda Air Minum Kota Makassar.
PDAM Makassar juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan yang mengalami dampak selama pekerjaan berlangsung.
"Mohon maaf atas ketidaknyamanan pelanggan yang terkena dampak," tulis PDAM akun instagram resminya.
Pelanggan yang mengalami gangguan distribusi air diminta mengikuti informasi resmi Perumda Air Minum Kota Makassar terkait perkembangan pekerjaan dan kondisi pasokan.
Masyarakat juga diimbau tidak panik serta menggunakan air secara efisien selama penutupan sementara pintu air berlangsung.
Setelah pekerjaan selesai dan pasokan air baku kembali normal, distribusi air kepada pelanggan akan disesuaikan dengan kondisi jaringan dan ketersediaan air baku.
