Guruh Soekarnoputra Dimakamkan di Samping Pusara Fatmawati
TPU Karet Bivak - (foto by Wikipedia)
CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra atau Guruh Soekarnoputra akan dimakamkan di samping pusara ibundanya, Fatmawati, di TPU Karet Bivak, Jakarta.
Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan waktu pemakaman Guruh masih menunggu hasil musyawarah keluarga.
Saat ini, jenazah putra bungsu Presiden pertama RI Soekarno itu masih disemayamkan di rumah duka.
"Saat ini jenazah masih disemayamkan terlebih dahulu," kata Hasto dikutip dari ANTARA, Sabtu (26/9).
Hasto menyampaikan keluarga besar PDI Perjuangan turut berduka atas wafatnya Guruh.
PDI Perjuangan, lanjut Hasto, akan memberikan penghormatan terbaik kepada Guruh atas kiprahnya sebagai seniman sekaligus pejuang partai dan tokoh yang dikenal dengan gagasan-gagasan kebudayaan.
"Ini dengan karya-karya yang luar biasa dari Mas Guruh dan juga kiprahnya di PDI Perjuangan," ujarnya.
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia pada Sabtu pukul 04.16 WIB di MRCCC Siloam Hospital Semanggi, Jakarta. Ia mengembuskan napas terakhir pada usia 73 tahun.
Guruh lahir di Jakarta pada 13 Januari 1953. Ia merupakan putra bungsu Soekarno dan Fatmawati serta adik Megawati Soekarnoputri.
Selain dikenal sebagai seniman, Guruh juga pernah menjadi anggota DPR RI pada periode 1992-1997 dan 1999-2024.
Di bidang seni, Guruh telah menekuni tari dan musik sejak usia muda. Ia kemudian mendirikan sejumlah kelompok kesenian dan musik, di antaranya Swara Mahardhika, GSP Production, Guruh Gipsy, dan Gank Pegangsaan.
Salah satu karya musik Guruh yang dikenal luas adalah lagu "Kala Sang Surya Tenggelam" yang dinyanyikan oleh Chrisye.
