4 Rumah Terbakar di Panakkukang, BPBD Pastikan Bantuan Aman

CELEBESMEDIA.ID, Makassar – Empat rumah hangus terbakar di Jalan Adhyaksa Baru Lorong 12, RT 004/RW 004, Kelurahan Masale, Kecamatan Panakkukang, Senin (3/8/2026) dini hari.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 01.00 WITA itu diduga dipicu korsleting listrik. Api dengan cepat melalap empat rumah, terdiri atas bangunan semi permanen dan permanen. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Hasil asesmen sementara Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Makassar mencatat sebanyak delapan kepala keluarga (KK) atau 22 jiwa terdampak. Mereka terdiri atas 10 laki-laki dewasa, sembilan perempuan dewasa, dua anak laki-laki, dan seorang balita perempuan. Seluruh rumah yang terdampak mengalami kerusakan berat.

Proses pemadaman dilakukan oleh Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar dengan mengerahkan 12 unit armada. Penanganan juga melibatkan personel BPBD Kota Makassar, TNI, Polri, Dinas Sosial, serta pemerintah kecamatan dan kelurahan. Sementara itu, warga yang kehilangan tempat tinggal untuk sementara mengungsi di rumah kerabat dan warga sekitar lokasi kejadian.

Sebagai langkah penanganan darurat, BPBD Kota Makassar menyalurkan bantuan logistik kepada para penyintas pada pukul 09.20 WITA. Bantuan tersebut berupa terpal, family kit, baby kit, first aid kit, sarung, pakaian, dan selimut untuk memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa tanggap darurat.

Kepala BPBD Kota Makassar, Fadli Tahar menegaskan bahwa kecepatan respons menjadi prioritas utama dalam setiap penanganan bencana.

"Kami memastikan seluruh proses penanganan darurat dilakukan secara cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran."

Ia menambahkan, setelah asesmen selesai, BPBD akan melanjutkan penanganan sesuai kebutuhan warga terdampak.

"BPBD akan melanjutkan penanganan sesuai kebutuhan, mulai dari bantuan logistik, rehabilitasi, rekonstruksi, hingga dukungan layanan psikososial apabila diperlukan."

Saat ini, BPBD Kota Makassar masih melakukan asesmen lanjutan guna memastikan kebutuhan riil para penyintas sebagai dasar penyusunan langkah penanganan berikutnya bersama perangkat daerah dan instansi terkait.

Selain itu, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dengan rutin memeriksa instalasi listrik di rumah.

"Masyarakat agar secara berkala memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing, tidak menggunakan sambungan listrik yang tidak memenuhi standar keselamatan, serta segera melaporkan potensi bahaya kepada pihak berwenang guna mencegah terjadinya kebakaran serupa."

Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi risiko kebakaran sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana di lingkungan permukiman.