Munafri Sabet Penghargaan Mensos RI untuk Penanggulangan Bencana

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menerima piagam penghargaan dari Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf. Apresiasi ini diberikan atas komitmen, loyalitas, serta konsistensi kepala daerah dalam menangani urusan kebencanaan, yang mencakup tahapan prabencana, tanggap darurat, hingga fase pemulihan pascabencana.

Penghargaan prestisius tersebut diserahkan langsung dalam rangkaian Apel Santiaji Taruna Siaga Bencana (Tagana). Acara puncak Jambore Tagana tingkat Provinsi Sulawesi Selatan ini diselenggarakan oleh Dinas Sosial Sulsel dan bertempat di halaman Kantor Dinas Perhubungan Sulsel pada Senin malam (26/10/2026).

Acara tersebut turut dihadiri oleh Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf sebagai pembina upacara, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, jajaran kepala daerah kabupaten/kota se-Sulsel, serta ribuan relawan Tagana.

Selain Munafri, penghargaan serupa turut diberikan kepada sejumlah kepala daerah lain, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tingkat provinsi, jajaran Tagana senior, serta 24 pimpinan Forum Tagana kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.

“Pemberian penghargaan ini sekaligus bertujuan meningkatkan motivasi dan kolaborasi terhadap penguatan penanggulangan bencana,” kata Mensos Saifullah Yusuf.

Dalam arahannya di hadapan para relawan, Mensos menekankan pentingnya momentum apel dan jambore guna merapatkan barisan, meningkatkan kesiapsiagaan, serta mengoptimalkan kapasitas personel dalam menjalankan misi kemanusiaan di lapangan.

“Tagana bukan sekadar barisan relawan, melainkan kekuatan sosial yang hadir membantu masyarakat saat bencana terjadi, mendukung proses pemulihan, sekaligus membangun kesiapsiagaan sebelum bencana datang,” pesan Saifullah.

Di sisi lain, kehadiran Munafri dalam agenda ini mempertegas komitmen Pemkot Makassar untuk terus menyelaraskan program daerah dengan kebijakan pemerintah pusat. Pihaknya menyambut positif arahan Menteri Sosial guna memaksimalkan peran aktif Tagana melalui koordinasi bersama Dinas Sosial setempat.

“Dukungan yang diharapkan itu mencakup penguatan kapasitas Tagana melalui pelatihan, pemenuhan kebutuhan operasional, serta pelibatan relawan dalam upaya kesiapsiagaan dan penanganan bencana, yang tentu sudah kita jalankan dan akan selalu kita matangkan,” ujar Munafri.