Kabel Melintang Halangi Gereja Immanuel Makassar Untuk Pasang Pohon Natal Tahun Ini
Gereja Imanuel Makassar - (foto by Ria)
CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Gereja Protestan Indonesia Bagian Barat (GPIB) Jemaat Immanuel yang terletak di Jalan Balaikota, Makassar, tidak mendirikan pohon natal. Pasalnya, terdapat kabel yang melintang diatas lokasi pohon natal tersebut.
Ketua GPIB Immanuel Makassar, Pendeta Pieter Souisa, mengatakan pohon natal yang seharusnya didirikan di halaman depan gereja itu, untuk tahun ini tidak dipasang lantaran ada dua kabel yang menghalangi pohon jika terpasang.
"Jadi setiap tahunnya itu memang kita pasang pohon natal di depan halaman gereja di tempat biasa, tapi pada saat kita mau laksanakan pasang pohon, eh kenapa ada kabel yang melintang di atas lokasi pohon natal itu," kata Pieter kepada CELEBESMEDIA.ID, Senin (23/12/2019).
Pendeta kelahiran ambon ini menyebut, jika pihak gereja sangat terganggu dengan kabel yang tidak diketahui dari mana asalnya itu. Menurutnya, pemasangan kabel itu dilakukan pada malam hari karena jika di waktu pagi pasti pihak gereja akan menegur.
"Saya tidak tau dua kabel itu kabel PLN atau bukan tapi menurut kami itu kabel pihak swasta, karena tidak mungkin kalau PLN pasangnya seperti itu tidak tau aturan. Itu menghalangi sekali loh, karena kabel itu gereja tidak pasang pohon natal di tempat semestinya," jelas Pieter.

Ia pun menjelaskan jika pohon natal yang berukuran besar tidak dipindahkan ke lokasi lain, karena memang sudah ada tempatnya yang dipersiapkan sedemikian rupa.
"Kerangka pohon natal memang dipersiapkan di tempat itu karena ada cornya jadi kalau dipindahkan ke tempat lain harus dibongkar lagi tempat lain. Intinya karena kabel itu kami pihak gereja terpaksa tidak memasang pohon natal ukuran besar," ujarnya.
Meski demikian, lanjut Pieter, pihak gereja masih memasang pohon natal di dalam gereja dan di setiap ruangan kantor GPIB Immanuel Makassar. Ia berharap tahun depan tidak ada kejadian seperti ini lagi.
"Kami untuk saat ini belum melapor karena mengingat
waktu yang mepet juga. Nanti selesai acara natal barulah kami lapor ke pihak
PLN atau pemerintah setempat. Semoga 2020 GPIB Immanuel bisa pasang pohon natal
besar di halaman gereja lagi," tutupnya.
