Disdik Makassar Hentikan PJJ, Siswa Kembali ke Sekolah Besok

CELEBESMEDIA.ID, Makassar -  Siswa jenjang TK, SD, dan SMP di Makassar kembali mengikuti pembelajaran tatap muka mulai Rabu (16/8). Kebijakan ini diterapkan setelah kondisi distribusi dan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Makassar mulai membaik.

Pembelajaran tatap muka tersebut ditetapkan Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar setelah sebelumnya sekolah menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) sebagai langkah penyesuaian terhadap kondisi distribusi BBM.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, mengatakan kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 100.3.4/19/Disdik/IX/2026 tentang Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka bagi Murid Jenjang TK, SD, dan SMP di Kota Makassar.

"Surat edaran tentang pelaksanaan pembelajaran tatap muka bagi murid jenjang TK, SD dan SMP di Kota Makassar," kata Achi Soleman, Selasa (15/9/2026).

Dalam surat edaran itu, Disdik Makassar menyebut keputusan kembali ke pembelajaran luar jaringan (luring) mempertimbangkan kondisi distribusi dan ketersediaan BBM yang mulai stabil.

Selain itu, Disdik mengevaluasi pelaksanaan PJJ yang sebelumnya diberlakukan di seluruh satuan pendidikan jenjang TK, SD, dan SMP.

Dengan keputusan terbaru tersebut, kegiatan belajar mengajar kembali berlangsung secara tatap muka di seluruh sekolah sesuai jadwal dan ketentuan pendidikan yang berlaku.

"Pelaksanaan pembelajaran secara luring (tatap muka) sebagaimana dimaksud pada angka 1 mulai dilaksanakan pada hari Rabu, 16 September 2026," demikian salah satu poin dalam surat edaran tersebut.

Disdik Makassar meminta kepala sekolah memastikan proses pembelajaran berjalan sesuai kalender pendidikan, struktur kurikulum, dan jadwal yang telah ditetapkan.

Sekolah juga diminta mengoptimalkan kembali kehadiran siswa, guru, serta tenaga kependidikan agar kegiatan belajar mengajar berlangsung efektif dan tertib.

Orang tua atau wali siswa akan memperoleh informasi mengenai pelaksanaan pembelajaran tatap muka melalui masing-masing sekolah.

"Kami mengimbau agar orang tua para murid, menyampaikan anak dapat hadir tepat waktu sesuai jadwal pembelajaran yang telah ditetapkan oleh sekolah," imbuh Achi.

Selain siswa, pendidik dan tenaga kependidikan juga kembali menjalankan tugas kedinasan sesuai ketentuan jam kerja dan jadwal pembelajaran.