Pasca Lebaran, Warga Ramai Ziarah Kubur
Warga ramai ziarah makam kerabat, Sabtu (21/3) - (foto by Rini)
CELEBESMEDIA.ID, Takalar – Tradisi ziarah kubur pasca Hari Raya Idulfitri masih terus dijaga oleh masyarakat di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.
Salah satu lokasi yang ramai didatangi peziarah adalah TPU Manongkoki yang sejak pagi hingga siang hari tak pernah sepi.
Sejak matahari terbit, warga datang silih berganti untuk mengunjungi makam kerabat mereka.
Suasana di area pemakaman terlihat hidup dengan aktivitas peziarah yang membawa doa dan kerinduan bagi keluarga yang telah berpulang.
Mayoritas peziarah datang menggunakan kendaraan roda dua. Namun, tidak sedikit pula yang memanfaatkan mobil pribadi untuk tiba di lokasi pemakaman. Kondisi ini membuat area TPU Manongkoki dipadati kendaraan, terutama di jam-jam tertentu.
Salah seorang warga, Hikmah, mengaku rutin berziarah ke makam suaminya. Ia menyebut, kebiasaan tersebut tidak hanya dilakukan setelah Lebaran.
“Sering ke makam suami, tidak mesti menunggu setelah Lebaran atau Ramadan. Tapi memang ziarah pasca Lebaran ini sudah seperti tradisi,” ujarnya.
Hal serupa juga disampaikan Hamid, warga Makassar yang menyempatkan diri datang ke Takalar. Ia mengaku kunjungannya bukan hanya untuk bersilaturahmi dengan keluarga, tetapi juga untuk berziarah ke makam ibunya.
“Datang ke Takalar selain bersilaturahmi bersama keluarga, juga untuk menengok makam ibu,” katanya.
Ziarah kubur setelah Lebaran merupakan tradisi yang telah mengakar di berbagai daerah di Indonesia. Momentum ini biasanya dimanfaatkan masyarakat untuk mendoakan anggota keluarga yang telah meninggal dunia setelah sebulan penuh menjalankan ibadah Ramadan.
Selain itu, tradisi ini juga menjadi bagian dari rangkaian silaturahmi. Setelah saling bermaafan dengan keluarga yang masih hidup, masyarakat melanjutkan dengan mendoakan mereka yang telah tiada.
Secara budaya dan spiritual, ziarah kubur memiliki makna mendalam. Kegiatan ini menjadi pengingat akan kehidupan setelah mati, sekaligus memperkuat ikatan emosional antara yang hidup dan yang telah wafat.
Di sejumlah daerah, ziarah pasca Lebaran bahkan menjadi agenda rutin keluarga besar. Mereka datang bersama, membersihkan makam, menabur bunga, dan memanjatkan doa bersama.
