Makna 7 Warna Baju Bodo Ternyata Simbol Usia dan Status Sosial
CELEBESMEDIA.ID, Makassar — Baju Bodo dikenal sebagai salah satu pakaian adat khas Sulawesi Selatan yang memiliki bentuk sederhana, tetapi menyimpan cerita budaya yang panjang.
Bentuknya segi empat dengan potongan longgar dan bagian lengan pendek karena itulah disebut Baju Bodo atau Baju Pendek.
Pada masa lalu, bahan yang digunakan antara lain berasal dari serat nanas, sementara perkembangan berikutnya juga mengenal penggunaan kain tipis seperti muslin.
Baju ini umumnya dikenakan bersama sarung atau lipa', serta dilengkapi berbagai aksesori seperti perhiasan dan hiasan kepala.
Dalam perkembangannya, Baju Bodo juga mengalami penyesuaian model agar lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat masa kini.
Yang menarik, perubahan bentuk tersebut tidak serta-merta menghilangkan identitas Baju Bodo. Warna dan penggunaannya tetap menjadi bagian penting dari simbol budaya masyarakat Bugis-Makassar.
Di balik warna-warnanya yang mencolok, ternyata terdapat aturan dan makna tertentu yang dahulu digunakan untuk menunjukkan usia hingga status sosial perempuan yang mengenakannya.
Melansir laman Perpustakaan Digital Budaya Indonesia, berikut beberapa makna warna Baju Bodo
1. Merah
Warna merah berkaitan dengan perempuan yang telah memasuki usia dewasa. Dalam sejumlah catatan tradisi Bugis, merah digunakan oleh perempuan sekitar usia 17 hingga 25 tahun.
Maknanya tidak hanya berkaitan dengan usia, tetapi juga fase kedewasaan seorang perempuan.
2. Jingga
Jingga dikaitkan dengan perempuan yang berada pada masa remaja. Salah satu sumber kebudayaan mencatat warna jingga digunakan oleh anak perempuan sekitar usia 10 tahun, sedangkan perpaduan jingga dan merah dikaitkan dengan usia sekitar 10–14 tahun.
Ada pula sumber lain yang menggunakan pembagian usia berbeda untuk warna jingga. Perbedaan ini menunjukkan bahwa aturan warna Baju Bodo tidak selalu seragam dalam setiap sumber atau komunitas.
3. Hijau
Hijau memiliki makna yang cukup kuat karena dikaitkan dengan perempuan dari kalangan bangsawan.
Penelitian Universitas Hasanuddin mengenai konsep warna Baju Bodo juga mencatat bahwa warna hijau digunakan oleh putri bangsawan. Dengan demikian, warna hijau pada masa lalu bukan hanya pilihan mode, melainkan juga dapat menjadi simbol kedudukan sosial.
4. Ungu
Ungu secara tradisional dikaitkan dengan perempuan yang berstatus janda.
Makna tersebut menjadi salah satu simbol warna Baju Bodo yang paling sering disebut dalam berbagai sumber mengenai pakaian adat Bugis. Dalam konteks masyarakat masa lalu, warna pakaian dapat menyampaikan informasi mengenai kondisi sosial pemakainya tanpa harus dijelaskan secara langsung.
5. Hitam
Hitam dikaitkan dengan perempuan yang telah memasuki usia lebih tua atau usia matang.
Sebuah kajian mengenai warna Baju Bodo mencatat hitam sebagai warna yang digunakan perempuan yang sudah tua. Karena aturan adat dapat berbeda berdasarkan wilayah dan periode, penggunaan warna ini sebaiknya dipahami sebagai bagian dari tradisi lama, bukan aturan berpakaian yang berlaku secara mutlak saat ini.
6. Putih
Putih dalam tradisi tertentu dikaitkan dengan inang pengasuh, pembantu, atau dukun adat.
Warna putih juga sering diasosiasikan dengan kesan bersih dan suci. Namun, makna khusus tersebut merupakan bagian dari sistem simbolik masyarakat pada masa lalu dan tidak dapat disamakan dengan aturan penggunaan Baju Bodo modern.
7. Merah Muda
Beberapa sumber kebudayaan juga mencatat warna merah muda sebagai warna yang berkaitan dengan perempuan yang masih belia. Budaya Indonesia, misalnya, mencatat merah muda sebagai salah satu warna yang digunakan dalam pembagian usia pemakai Baju Bodo.
Jika dahulu warna pakaian dapat menjadi penanda usia dan kedudukan sosial, penggunaannya kini jauh lebih fleksibel.
Baju Bodo masih banyak dikenakan dalam acara pernikahan, pertunjukan budaya, penyambutan tamu, hingga berbagai kegiatan resmi. Perancang busana juga terus melakukan penyesuaian bahan dan model sehingga pakaian tradisional ini dapat digunakan dalam konteks yang lebih modern.
Artinya, seseorang yang mengenakan Baju Bodo berwarna hijau atau ungu pada masa kini belum tentu memiliki status sosial seperti yang dimaksud dalam aturan tradisional. Warna tersebut dapat dipilih berdasarkan kebutuhan acara, selera, atau konsep busana.
