Profil Martha Tilaar: Dari Garasi Menteng Menuju Imperium Kecantikan

Founder Martha Tilaar Group, Martha Tilaar meninggal dunia, Rabu (14/10) - (foto by Dok Martha Tilaar Group)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Martha Tilaar lahir di Gombong, Kebumen, Jawa Tengah pada 4 September 1937. Perempuan inilah yang mengubah wajah industri kecantikan Indonesia.

Martha menamatkan pendidikan di IKIP Jakarta, lalu mengabdi sebagai guru dan dosen selama tiga tahun.

Setelah menyelesaikan pendidikannya di universitas, ia ikut suaminya ke Amerika Serikat yang justru membuka jalan baru. Di sana ia belajar di Academy of Beauty Culture, Bloomington, Indiana, sambil bekerja di Campes Beauty Salon hingga lulus pada 1967.

Semangat wirausahanya sudah menyala sejak di perantauan. Ia membuka jasa salon kecil, membagikan brosur ke kampus-kampus, dan merias istri para mantan dosennya.

Sepulang ke tanah air pada 1969, Martha mendirikan salon pertamanya pada 3 Januari 1970 berbekal pengalamannya di Amerika dulu. 

Salon pertama yang didirikannya di Indonesia sangat sederhana. Tempatnya di garasi rumah orang tuanya berukuran 6 x 4 meter di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Modalnya berasal dari tabungan selama di Amerika dan dukungan keluarga.

Kualitas layanannya segera menarik perhatian. Pelanggannya meliputi tokoh-tokoh ternama seperti Rahmi Hatta, Nelly Adam Malik, dan Umar Wirahadikusumah, juga para istri duta besar.

Pada 1972, Martha berkeliling pusat kosmetik di Prancis, Inggris, dan Jerman Barat untuk memperluas wawasan. Namun, inspirasi terbesarnya justru datang dari negeri sendiri. Terpengaruh ajaran gurunya, Titi Poerwosoenoe, ia menggagas konsep back to nature. Ia menggali jamu dan ramuan tradisional dari para orang tua dan dukun beranak, lalu mengolahnya menjadi produk kecantikan modern.

Puncaknya terjadi pada 1977. Bersama Theresia Harsini Setiady (Kalbe Group) dan Bernard Pranata, Martha mendirikan PT Martina Berto, yang melahirkan merek legendaris Sariayu

Dari satu salon kecil, Martha Tilaar Group tumbuh menjadi ekosistem kecantikan yang utuh, dengan merek-merek seperti Biokos, PAC, dan Dewi Sri Spa. 

Dalam web resmi Marta Tilaar Group dituliskan jika tiga pilar utama Group kecantikan tersebut yakni:

- Produksi kosmetik: PT Martina Berto Tbk dan PT Cedefindo

- Pendidikan kecantikan: Puspita Martha International School

- Salon dan spa: Martha Griya Salon (PT Cantika Puspa Pesona)

Perjalanan Martha Tilaar membuktikan bahwa kekayaan alam dan kearifan lokal Indonesia mampu bersaing di industri modern. Ia memulai dari ruang sempit, tetapi bermimpi besar, dan mewariskan standar baru bagi kecantikan Nusantara.