37 Los Terbakar, Pasar Pa’baeng-baeng Ditarget Pulih 3 Pekan

CELEBESMEDIA.ID, Makassar — Pemerintah Kota Makassar menargetkan los pedagang di Pasar Pa’baeng-baeng, Kecamatan Tamalate, kembali digunakan dalam waktu 3 minggu setelah terdampak kebakaran.

Target pemulihan itu disampaikan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat meninjau lokasi kebakaran, Rabu (2/9/2026). Ia melihat kondisi los yang terdampak sekaligus berdialog dengan pedagang mengenai kebutuhan pemulihan usaha.

Munafri menilai penanganan pasar harus diprioritaskan pada percepatan perbaikan infrastruktur. Berbeda dengan rumah tinggal, los merupakan ruang usaha yang menjadi sumber penghasilan pedagang sehingga perlu segera difungsikan kembali.

“Sama halnya dengan yang di pasar, ini sangat berbeda karena ini tempat jualan bukan tempat tinggal. Yang harus kita perbaiki secepatnya adalah infrastruktur los-los yang ada seperti atap yang kena api dan sebagainya,” katanya.

Munafri juga menekankan rehabilitasi los menjadi langkah awal agar pedagang tidak terlalu lama kehilangan tempat berjualan. Pemerintah Kota Makassar menyiapkan proses perbaikan secara bertahap dengan target maksimal tiga pekan.

“Ini perlu supaya cepat ada rehabilitasi untuk memastikan mereka kembali bisa jualan. Saya tadi sudah melihat kira-kira 2–3 minggu proses ini kita akan jalankan untuk memastikan los-los tempat jualan ini bisa dipergunakan kembali untuk para pedagang melakukan kegiatan usahanya,” ujarnya.

Pemulihan juga tidak berhenti pada perbaikan bangunan. Pedagang yang kehilangan atau mengalami gangguan modal usaha akibat kebakaran akan didata untuk mendapat akses pembiayaan.

Munafri meminta pemerintah kelurahan dan kecamatan memfasilitasi pedagang dengan lembaga perbankan, termasuk melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR). Dukungan modal dinilai penting agar aktivitas perdagangan dapat kembali bergerak setelah los selesai diperbaiki.

“Kita akan mempertemukan melalui Pak Lurah, Pak Camat, yang ada di sini untuk kami akses melalui proses permodalan tambahan. Melalui bank-bank yang sistem penyaluran KUR dan sebagainya,” jelasnya.

Kebakaran Pasar Pa’baeng-baeng menjadi momentum evaluasi sistem keselamatan di seluruh pasar di Makassar. Munafri meminta pengelola pasar memastikan perangkat pemadam kebakaran, seperti alat pemadam api ringan (APAR) dan hidran, tersedia serta berfungsi saat dibutuhkan.

Pemeriksaan juga diarahkan pada instalasi listrik. Seluruh jaringan diminta ditata dan diperiksa untuk mengurangi risiko korsleting yang dapat memicu kebakaran.

Pasar Pa'baeng-baeng Makassar, terbakar pada Rabu (2/9) dini hari sekitar pukul 03.30–03.35 Wita. Dalam insiden tersebut sebanyak 37 los ludes dilalap api. Dari jumlah itu sebanyak 29 tempat usaha hangus terbakar dan 8 lainnya mengalami dampak kerusakan ringan.