Jusuf Kalla Gelar Kuliah Umum di Tiga Universitas AS

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla (JK), menyampaikan serangkaian kuliah umum di tiga universitas di Amerika Serikat pada 13–23 Oktober 2026.

Topiknya mencakup politik Indonesia, kepemimpinan, penyelesaian konflik, pembangunan perdamaian, penanganan bencana, dan ekonomi hijau.

Tiga institusi yang dikunjungi adalah Northern Illinois University (NIU) di DeKalb, Illinois; John F. Kennedy School of Government, Harvard University, di Cambridge, Massachusetts; dan MacMillan Center, Yale University, di New Haven, Connecticut.

Di NIU, JK menjalani kunjungan 12–23 Oktober sebagai Distinguished Global Leader in Residence, program yang menghadirkan pemimpin berpengalaman untuk berbagi pengetahuan dengan sivitas akademika.

Dalam rangkaian Vice President Kalla Lecture Series, ia dijadwalkan membawakan lima topik pada 13, 15, 19, dan 20 Oktober.

Kuliah pertama, 13 Oktober, membahas dampak dan konsekuensi otonomi daerah di Indonesia, terutama pengaruh desentralisasi terhadap hubungan pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat.

Pada 15 Oktober, JK akan menguraikan perubahan politik Indonesia dan faktor penyebabnya dalam kuliah bertajuk "Indonesia at a Crossroads".

Kuliah 19 Oktober mengangkat pelajaran dari upaya perdamaian di Aceh, Afghanistan, dan Thailand Selatan.

Pada 20 Oktober, ia dijadwalkan membawakan dua kuliah tentang ekonomi hijau, yakni kemungkinan negara berkembang tumbuh cepat sekaligus ramah lingkungan, serta peran industri, teknologi, dan lapangan kerja dalam transisi hijau Indonesia.

Agenda berlanjut di Harvard Kennedy School pada 22 Oktober dengan kuliah "Leadership Amidst Uncertainty: Lessons from Experience".

Kuliah ini membahas pengambilan keputusan strategis di tengah ketidakpastian politik, ekonomi, dan hubungan internasional, berdasarkan pengalaman JK di pemerintahan dan dalam berbagai proses penyelesaian konflik.

Rangkaian tersebut ditutup di MacMillan Center, Yale, pada 23 Oktober dalam forum Distinguished Public Lecture & Discussion.

JK dijadwalkan membahas penyelesaian konflik, pembangunan perdamaian, serta respons kemanusiaan dan bencana di Indonesia yang majemuk.

Pembahasan mencakup pengelolaan keberagaman suku, agama, dan budaya melalui dialog dan penyelesaian konflik, serta koordinasi berbagai pihak saat krisis.