Harga Cabai Makin Pedas, Rawit Tembus Rp100.000 per Kg
CELEBESMEDIA.ID, Makassar — Harga cabai kembali bikin kantong konsumen semakin panas. Seluruh jenis cabai yang tercatat dalam Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) mengalami kenaikan pada Minggu (4/10/2026) pagi.
Kenaikan paling mencolok terjadi pada cabai merah besar yang melonjak 10,02 persen. Harganya bertambah Rp5.750 menjadi Rp63.150 per kilogram.
Tak hanya cabai merah besar, harga cabai merah keriting juga ikut terkerek naik. Komoditas ini mengalami kenaikan 7,87 persen atau Rp5.450, sehingga harganya mencapai Rp74.700 per kilogram. Namun, perhatian utama tertuju pada cabai rawit merah. Harganya kini menembus Rp100.700 per kilogram setelah naik 4,41 persen atau Rp4.250.
Artinya, konsumen harus merogoh kocek lebih dari Rp100 ribu untuk mendapatkan satu kilogram cabai rawit merah. Sementara itu, cabai rawit hijau juga tidak luput dari kenaikan. Harganya naik 3,68 persen atau Rp2.500 menjadi Rp70.450 per kilogram.
Kenaikan harga cabai terjadi serentak pada seluruh varian yang tercatat dalam data PIHPS. Kondisi ini membuat cabai menjadi salah satu komoditas pangan yang mengalami pergerakan harga cukup tajam pada perdagangan pangan nasional.
Di tengah kenaikan tersebut, harga sejumlah bahan pangan lainnya bergerak lebih terbatas. Kelompok daging, harga sapi kualitas 2 naik 0,52 persen atau Rp750 menjadi Rp144.000 per kilogram. Daging sapi kualitas 1 juga mengalami kenaikan, meski sangat tipis. Harganya naik 0,1 persen menjadi Rp152.700 per kilogram.
Kenaikan juga terjadi pada gula pasir premium. Harganya bertambah Rp50 atau 0,25 persen menjadi Rp20.400 per kilogram.
Sementara gula pasir lokal masih bertahan di harga Rp19.150 per kilogram. Pergerakan harga minyak goreng cenderung beragam. Minyak goreng kemasan bermerk 2 naik 0,21 persen atau Rp50 menjadi Rp23.550 per kilogram. Sebaliknya, minyak goreng curah justru turun 0,49 persen atau Rp100 menjadi Rp20.300 per kilogram.
Untuk minyak goreng kemasan bermerk 1, harga masih bertahan di level Rp24.350 per kilogram.
Di tengah kenaikan harga cabai, konsumen mendapat sedikit kabar baik dari kelompok unggas. Harga daging ayam ras segar turun 0,24 persen atau Rp100 menjadi Rp41.950 per kilogram. Harga telur ayam ras segar juga turun 0,17 persen atau Rp50 menjadi Rp29.900 per kilogram.
Pergerakan serupa terlihat pada bawang merah. Harganya turun tipis 0,13 persen menjadi Rp37.400 per kilogram. Sementara bawang putih ukuran sedang tercatat berada di harga Rp39.050 per kilogram.
Berbeda dengan cabai yang seluruh variannya mengalami kenaikan, harga beras masih relatif stabil. Beras kualitas bawah I tercatat Rp14.900 per kilogram, sedangkan kualitas bawah II berada di Rp14.700 per kilogram.
Untuk beras kualitas medium II, harganya bertahan di Rp16.400 per kilogram. Adapun beras kualitas super I dan II masing-masing berada di Rp17.950 dan Rp17.350 per kilogram.
