Harga Pangan Akhir Pekan: Beras Turun, Cabai Kian Mahal
CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Harga sejumlah komoditas pangan mengalami perubahan pada Minggu (27/9). Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia (BI), sejumlah harga beras dan daging ayam tercatat turun, sementara beberapa komoditas cabai dan daging sapi mengalami kenaikan.
Di kelompok beras, harga beras kualitas bawah I turun Rp450 menjadi Rp14.900 per kilogram (kg). Sebelumnya, harga beras jenis ini tercatat Rp15.350 per kg. Harga beras kualitas bawah II juga turun Rp200 menjadi Rp14.700 per kg. Sementara itu, harga beras medium I tidak berubah dan bertahan di level Rp16.600 per kg.
Harga beras medium I tersebut masih berada di atas harga eceran tertinggi (HET) pemerintah sebesar Rp13.500 per kg. Beras medium II juga turun Rp200 menjadi Rp16.400 per kg, tetapi masih di atas HET.
Untuk beras premium, harga beras super I turun Rp200 menjadi Rp17.950 per kg. Sebaliknya, beras super II naik Rp50 menjadi Rp17.350 per kg.
Harga beras super II tersebut juga masih lebih tinggi dibandingkan HET yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp14.900 per kg. Perubahan harga juga terjadi pada sejumlah komoditas cabai. Harga cabai merah keriting naik 1,14% atau Rp100 menjadi Rp69.250 per kg.
Cabai rawit hijau turut naik 0,82% atau Rp550 menjadi Rp67.950 per kg. Sementara itu, harga cabai rawit merah naik 0,63% atau Rp600 menjadi Rp96.450 per kg. Di sisi lain, harga cabai merah besar turun 1,03% atau Rp600 menjadi Rp57.400 per kg.
Harga bawang merah ukuran sedang naik tipis 0,27% atau Rp100 menjadi Rp37.450 per kg. Sebaliknya, harga bawang putih ukuran sedang turun 0,26% menjadi Rp39.000 per kg.
Pada kelompok protein hewani, harga daging ayam ras segar turun 0,59% menjadi Rp42.050 per kg. Harga telur ayam ras segar juga turun 0,33% atau Rp100 menjadi Rp29.950 per kg.
Berbeda dengan daging sapi yang mengalami kenaikan. Harga daging sapi kualitas I naik 0,07% atau Rp100 menjadi Rp152.550 per kg.
Harga daging sapi kualitas II juga naik 0,14% atau Rp200 menjadi Rp143.250 per kg.
Sementara itu, harga gula pasir dan minyak goreng relatif tidak mengalami perubahan.
Harga gula pasir lokal tercatat Rp19.150 per kg. Minyak goreng curah berada di level Rp20.000 per kg.
Untuk minyak goreng kemasan, harga merek I tercatat Rp24.350 per kg, sedangkan merek II berada di level Rp23.500 per kg.
Data tersebut menunjukkan pergerakan harga pangan nasional cukup beragam. Sejumlah jenis beras dan protein hewani mengalami penurunan, sementara beberapa komoditas cabai dan daging sapi bergerak naik.
