Harga Pangan Akhir Pekan: Rawit, Beras Kompak Naik

Ilustrasi beras dan cabai - (foto by Gemini AI)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar – Harga pangan mengalami pergerakan beragam pada Minggu (11/10). Sejumlah komoditas mencatat kenaikan, terutama cabai merah dan cabai rawit. Di tengah kenaikan tersebut, harga beras ikut naik tipis, sementara daging ayam, telur, dan beberapa kebutuhan dapur justru mengalami penurunan.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia yang dipantau pada pukul 09.58 WIB, cabai rawit merah masih menjadi komoditas cabai dengan harga tertinggi, yakni Rp103.450 per kilogram.

Harga tersebut naik 2,88% atau Rp2.900 per kilogram dibandingkan periode sebelumnya. Kenaikan lebih besar terjadi pada cabai merah keriting yang melonjak 12,85% atau Rp9.600 menjadi Rp84.300 per kilogram.

Sementara itu, harga cabai merah besar naik 12,35% atau Rp7.800 menjadi Rp70.950 per kilogram. Cabai rawit hijau juga mengalami kenaikan 9,32% atau Rp6.550 sehingga mencapai Rp76.850 per kilogram.

Kenaikan harga cabai ini menjadi perhatian karena sejumlah jenis cabai mengalami peningkatan dalam waktu yang sama.

Selain cabai, harga beras di sejumlah kategori juga mengalami kenaikan. Beras kualitas bawah II naik 0,34% atau Rp50 menjadi Rp14.750 per kilogram. Beras medium I naik 0,30% atau Rp50 menjadi Rp16.650 per kilogram. Adapun beras kualitas super II meningkat 0,29% atau Rp50 menjadi Rp17.400 per kilogram.

Meski demikian, tidak semua jenis beras mengalami perubahan harga. Beras kualitas bawah I masih bertahan di Rp14.900 per kilogram. Harga beras medium II juga tetap Rp16.400 per kilogram, sedangkan beras super I berada di Rp17.950 per kilogram.

Pergerakan ini menunjukkan bahwa kenaikan harga beras pada periode tersebut masih terbatas pada beberapa kategori kualitas.

Berbeda dengan cabai dan sejumlah jenis beras, harga daging ayam ras segar mengalami penurunan. Harganya turun 1,31% atau Rp550 menjadi Rp41.350 per kilogram.

Harga telur ayam ras segar juga melemah 0,50% atau Rp150 menjadi Rp29.700 per kilogram.

Namun, harga daging sapi justru bergerak naik. Daging sapi kualitas I meningkat 0,07% atau Rp100 menjadi Rp152.650 per kilogram. Sementara itu, daging sapi kualitas II naik 0,42% atau Rp600 menjadi Rp144.000 per kilogram.

Dengan demikian, harga daging ayam dan telur menunjukkan penurunan, sedangkan daging sapi masih mencatat kenaikan tipis.

Sejumlah bahan dapur lainnya mencatat penurunan harga. Bawang merah ukuran sedang turun 0,67% atau Rp250 menjadi Rp37.050 per kilogram.

Harga bawang putih ukuran sedang juga turun 0,39% atau Rp150 menjadi Rp38.500 per kilogram.

Minyak goreng turut mengalami pergerakan berbeda menurut jenisnya. Harga minyak goreng secara umum turun 0,49% atau Rp100 menjadi Rp20.300 per kilogram.

Sebaliknya, minyak goreng kemasan bermerek 1 naik 0,21% atau Rp50 menjadi Rp24.400 per kilogram. Minyak goreng kemasan bermerek 2 juga meningkat 0,21% atau Rp50 menjadi Rp23.600 per kilogram.

Kenaikan juga terjadi pada komoditas gula pasir. Gula pasir kualitas premium naik 0,74% atau Rp150 menjadi Rp20.500 per kilogram.

Sementara itu, gula pasir lokal meningkat 0,52% atau Rp100 menjadi Rp19.250 per kilogram.

Pergerakan harga pangan pada Minggu pagi memperlihatkan kondisi yang beragam. Kenaikan paling menonjol terjadi pada kelompok cabai, terutama cabai merah keriting dan cabai merah besar. Di sisi lain, penurunan harga ayam, telur, bawang, serta minyak goreng secara umum memberikan sedikit variasi di tengah perubahan harga kebutuhan sehari-hari.

Masyarakat dapat memantau perkembangan harga melalui PIHPS Bank Indonesia untuk memperoleh informasi terbaru sebelum berbelanja.