Syiar Ekonomi Syariah, BEKS 2026 Targetkan Sulsel Jadi Hub KTI
lCELEBESMEDIA.ID, Makassar — Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan meresmikan Bulan Ekonomi dan Keuangan Syariah (BEKS) 2026 pada Jumat (9/10/2026). Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat ekosistem ekonomi syariah di wilayah tersebut.
Acara pembukaan dipimpin oleh Kepala Perwakilan BI Sulsel, Rizki Ernadi Wimanda, dan Wakil Gubernur Sulsel, Fatmawati Rusdi. Kegiatan ini dihadiri jajaran kementerian, dinas, pimpinan perbankan syariah, pengelola pesantren, serta pelaku UMKM.
Fatmawati Rusdi menekankan pentingnya sinergi antarlembaga untuk mengoptimalkan potensi 8,53 juta penduduk Muslim di Sulawesi Selatan. Langkah ini dinilai strategis guna memantapkan posisi Sulsel sebagai pusat pertumbuhan ekonomi syariah di Kawasan Timur Indonesia.
Agenda BEKS 2026 yang memasuki tahun ketiga ini diisi dengan tiga program utama:
- Penyerahan Sertifikat dan Apresiasi
Pembagian 50 sertifikat halal UMKM, 30 sertifikat Jurusembelih Halal (Juleha), sertifikat nazhir, serta dukungan program Tani Berkah dan Air Berkah untuk 6 pesantren.
- Komitmen Kerjasama Strategis.
Penandatanganan kesepakatan pengembangan wakaf produktif pesantren di Kabupaten Maros dan penguatan pariwisata ramah Muslim di Toraja Utara.
- Forum Diskusi Syariah
Seminar nasional yang menghadirkan pakar ekonomi syariah untuk membahas optimalisasi lahan wakaf dan potensi destinasi wisata halal.
Melalui rangkaian kegiatan yang berlangsung sepanjang Oktober 2026 ini, BI Sulsel dan Pemprov Sulsel berkomitmen menghadirkan program yang berdampak langsung bagi kemandirian ekonomi masyarakat setempat.
