Gemini Punya Fitur Baru untuk Bantu Siswa Belajar
Google Gemini - (foto by Antara)
CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Google memperluas kemampuan Gemini dengan menghadirkan sejumlah fitur yang dirancang khusus untuk mendukung kegiatan belajar dan riset. Pembaruan ini membuat Gemini tidak hanya digunakan untuk mencari informasi atau menjawab pertanyaan, tetapi juga membantu pengguna menyusun materi belajar, berlatih, memahami konsep, hingga melakukan penelitian.
Sejumlah fitur yang diperkenalkan mencakup Student Hub, Study Notebooks, interactive visualizations, serta integrasi kemampuan Deep Research dengan Gemini Live. Kehadiran fitur-fitur tersebut menjadi bagian dari upaya Google menjadikan Gemini sebagai pendamping belajar yang dapat menyesuaikan materi dengan kebutuhan pengguna.
Salah satu pembaruan yang diperkenalkan Google adalah Student Hub. Fitur ini dirancang sebagai tempat terpusat untuk berbagai aktivitas pembelajaran di Gemini.
Melalui Student Hub, siswa dapat menggunakan sejumlah alat untuk membantu proses belajar tanpa harus mengatur semuanya secara terpisah. Pengguna dapat membuat catatan, menyusun flashcards, sampai menghasilkan kuis latihan berdasarkan materi yang sedang dipelajari.
Cara penggunaannya cukup sederhana. Siswa dapat memasukkan topik atau materi yang ingin dipelajari, kemudian meminta Gemini membuat format pembelajaran yang sesuai.
Misalnya, setelah mempelajari sebuah bab dalam buku atau materi kuliah, pengguna dapat meminta Gemini membuat sejumlah pertanyaan latihan. Flashcards juga dapat digunakan untuk membantu mengingat istilah, konsep, definisi, atau informasi penting. Dengan pendekatan tersebut, proses belajar tidak berhenti pada membaca materi. Pengguna juga dapat langsung menguji sejauh mana pemahamannya.
Fitur lain yang cukup menarik adalah Study Notebooks. Berbeda dari sekadar meminta Gemini menjelaskan sebuah topik secara umum, fitur ini memungkinkan pengguna menggunakan materi miliknya sendiri sebagai sumber pembelajaran.
Siswa dapat memasukkan berbagai bahan seperti silabus, catatan kuliah, atau materi pelajaran lainnya ke dalam Gemini. Setelah materi tersedia, Gemini dapat mengolahnya menjadi pengalaman belajar yang lebih terarah. Salah satunya melalui kuis diagnostik.
Kuis diagnostik berfungsi untuk mengetahui bagian mana yang sudah dipahami pengguna dan bagian mana yang masih membutuhkan perhatian. Hasil dari latihan tersebut kemudian dapat digunakan untuk menentukan materi yang sebaiknya dipelajari kembali.
Sebagai contoh, seorang mahasiswa memasukkan catatan kuliah mengenai biologi. Jika hasil kuis menunjukkan bahwa pengguna masih kesulitan memahami bagian tertentu, Gemini dapat mengarahkan pembelajaran pada konsep tersebut.
Pengguna dapat meminta Gemini menyederhanakan suatu materi menjadi pelajaran singkat. Setelah itu, Gemini dapat membuat pertanyaan untuk menguji pemahaman terhadap materi tersebut.
Fitur ini dapat membantu siswa yang ingin belajar dalam waktu singkat. Materi yang panjang dapat dipecah menjadi bagian-bagian yang lebih mudah dipahami sehingga proses belajar terasa lebih terstruktur.
Dengan fitur ini, Gemini dapat menghasilkan berbagai bentuk visual, seperti tabel, simulasi, hingga model tiga dimensi berdasarkan permintaan pengguna.
Contohnya dapat dilihat pada materi biologi. Ketika pengguna ingin memahami struktur DNA, visualisasi tiga dimensi dapat membantu menggambarkan bentuk dan susunan DNA secara lebih jelas. Pengguna juga dapat berinteraksi dengan visual tersebut, termasuk melihat objek dari berbagai sudut atau memperbesar bagian tertentu.
Selain fitur pembelajaran, Google meningkatkan kemampuan Gemini untuk kegiatan riset. Gemini Live kini dapat digunakan bersama kemampuan Deep Research. Pengguna dapat meminta Gemini melakukan penelitian mendalam terhadap suatu topik, kemudian membahas hasilnya melalui percakapan.
Deep Research memungkinkan proses pengumpulan dan pengolahan informasi dilakukan di belakang layar. Pengguna tidak harus terus berada di depan layar selama proses tersebut berlangsung.
Setelah laporan riset selesai, Gemini akan memberikan pemberitahuan. Pengguna kemudian dapat kembali membuka hasil penelitian dan mendiskusikannya dengan Gemini melalui percakapan.
Cara kerja ini dapat membantu pengguna yang sedang mengerjakan tugas, mencari referensi untuk sebuah topik, atau ingin memahami suatu persoalan dari berbagai sumber.
Meski demikian, hasil AI tetap perlu diperiksa kembali, terutama ketika digunakan untuk tugas akademik atau penelitian yang membutuhkan ketepatan sumber dan informasi.
Google juga memberikan penawaran akses gratis selama satu tahun untuk paket AI tertentu bagi mahasiswa yang memenuhi persyaratan.
Untuk mahasiswa di Amerika Serikat, penawaran tersebut tersedia melalui Google AI Pro. Sementara itu, Google AI Plus ditawarkan di lebih dari 140 negara.
Ketersediaan dan ketentuan program dapat berbeda berdasarkan negara serta persyaratan yang ditetapkan Google. Karena itu, mahasiswa yang tertarik sebaiknya memeriksa ketentuan resmi sebelum melakukan pendaftaran.
Sumber: Kompas.com
