Anti Begah Setelah Sahur, Ikuti 7 Tips Ini!
Ilustrasi - (foto by freepik)
CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Bangun pagi untuk sahur memang penuh tantangan. Namun, yang lebih mengganggu adalah rasa perut begah, kembung, atau tidak nyaman setelah makan. Kondisi ini bukan hanya mengurangi kenyamanan, tetapi juga bisa mengganggu aktivitas sepanjang hari saat berpuasa.
Lalu, apa saja yang bisa dilakukan agar perut tidak begah setelah sahur? Berikut tips yang dirangkum dari sumber resmi kesehatan.
1. Hindari Makan Terlalu Cepat
Mengutip laman resmi Kementerian Kesehatan, makan terlalu cepat dapat menyebabkan udara ikut tertelan sehingga memicu kembung dan begah. Selain itu, proses pencernaan menjadi kurang optimal.
Mengunyah makanan secara perlahan membantu kerja lambung lebih ringan dan memberi waktu tubuh mengenali rasa kenyang.
Kemenkes menyarankan untuk makan secara perlahan dan tidak terburu-buru agar sistem pencernaan bekerja lebih baik.
2. Batasi Konsumsi Makanan Berlemak Tinggi
Kementerian Kesehatan dalam panduan gizi seimbang menyebutkan konsumsi lemak berlebih dapat memperlambat pengosongan lambung. Hal ini bisa menyebabkan rasa penuh lebih lama dan memicu begah.
Saat sahur, sebaiknya pilih sumber lemak sehat dalam jumlah wajar, seperti dari kacang-kacangan atau alpukat, dan hindari gorengan berlebihan.
3. Kurangi Minuman Bersoda dan Terlalu Manis
Berdasarkan informasi kesehatan dari World Health Organization (WHO), minuman tinggi gula dan berkarbonasi dapat menyebabkan produksi gas berlebih dalam saluran cerna.
Karbonasi menghasilkan gelembung gas yang membuat perut terasa penuh dan tidak nyaman. Untuk sahur, air putih tetap menjadi pilihan terbaik.
4. Perhatikan Porsi Makan
Sahur bukan berarti harus makan dalam jumlah sangat banyak sekaligus. Porsi berlebihan justru membuat lambung meregang dan terasa begah.
Kementerian Kesehatan menganjurkan pola makan dengan komposisi seimbang: karbohidrat, protein, sayur, dan buah dalam takaran cukup, bukan berlebihan.
5. Konsumsi Serat Secukupnya
Serat penting untuk pencernaan, tetapi jika dikonsumsi berlebihan secara mendadak saat sahur, justru bisa menyebabkan gas dan kembung.
Menurut panduan gizi seimbang di laman Kemenkes, asupan serat sebaiknya bertahap dan disertai cukup minum air putih agar tidak memicu gangguan pencernaan.
6. Hindari Langsung Tidur Setelah Sahur
Kebiasaan langsung tidur setelah makan dapat memperlambat proses pencernaan. Beri jeda sekitar 30–60 menit sebelum kembali berbaring agar makanan mulai dicerna dengan baik.
Posisi berbaring terlalu cepat juga berisiko memicu asam lambung naik yang membuat perut terasa tidak nyaman.
7. Pilih Menu Sahur yang Mudah Dicerna
Makanan tinggi protein tanpa lemak, sayuran matang, serta karbohidrat kompleks seperti nasi merah atau oatmeal lebih mudah dicerna dibanding makanan berat berlemak tinggi.
WHO menekankan pentingnya pola makan seimbang untuk menjaga fungsi sistem pencernaan tetap optimal selama puasa.
