Abu Vulkanik Mengancam Kesehatan, Ini Tips Kemenkes
Ilustrasi - (foto by freepik)
CELEBESMEDIA.ID, Makassar — Erupsi Gunung Anak Krakatau kembali memunculkan paparan abu vulkanik yang berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat sekitar. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar ruangan ketika udara terlihat berkabut atau berdebu.
Paparan abu vulkanik yang terhirup atau mengenai mata dan kulit dapat memicu berbagai gangguan kesehatan. Berdasarkan pedoman Kementerian Kesehatan RI, paparan abu vulkanik dapat menimbulkan tiga bahaya utama bagi kesehatan tubuh yakni gangguan pernafasan, iritasi mata dan masalah pada kulit.
Untuk meminimalkan risiko tersebut, berikut langkah perlindungan diri dan tips menghadapi paparan abu vulkanik dikutip saluran resmi Kementerian Kesehatan
1. Gunakan masker
Pakai masker untuk menyaring partikel abu vulkanik. Jenis masker N95 sangat dianjurkan karena mampu menyaring partikel kecil, sementara masker medis dapat digunakan sebagai perlindungan tambahan.
2. Pakai kacamata pelindung
Gunakan kacamata pelindung untuk menjaga mata dari iritasi abu.
3. Tetap di dalam ruangan
Hindari keluar rumah saat abu vulkanik sedang tebal menyebar.
4. Bilas mata dan hidung
Bersihkan mata dan hidung menggunakan air bersih jika terkena abu.
5. Cuci tangan dan wajah
Segera cuci tangan dan wajah setelah beraktivitas di luar ruangan.
6. Perbanyak minum air putih
Konsumsi air putih yang cukup untuk menjaga daya tahan tubuh tetap optimal.
Selain menjaga diri dari bahaya abu vulkanik, Kemenkes juga menganjurkan agar tetapi membersihkan lingkungan sekitar.
- Bersihkan abu secara berkala
Bersihkan endapan abu dari atap, halaman, dan saluran air.
- Jangan membakar sampah
Hindari membakar sampah atau bahan lain yang dapat memperburuk kualitas udara.
