Apa Itu Hantavirus? Kenali Gejala dan Bahayanya
Ilustrasi Hantavirus- (foto by Reuters)
CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Kasus hantavirus kembali menjadi perhatian dunia setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengonfirmasi adanya wabah di kapal pesiar MV Hondius yang menyebabkan sejumlah kematian.
Meski WHO menegaskan virus ini bukan ancaman pandemi baru seperti Covid-19, kemunculannya membuat masyarakat mulai bertanya-tanya: apa sebenarnya hantavirus dan seberapa berbahaya virus ini?
Mengutip Alodokter, hantavirus adalah kelompok virus yang dibawa oleh tikus dan hewan pengerat lainnya. Virus ini dapat menyebabkan gangguan serius pada paru-paru maupun ginjal manusia.
Penyakit akibat hantavirus terbagi menjadi dua jenis utama, yakni hantavirus pulmonary syndrome (HPS) yang menyerang paru-paru dan hemorrhagic fever with renal syndrome (HFRS) yang memengaruhi pembuluh darah serta ginjal.
Penularannya umumnya terjadi ketika seseorang bersentuhan dengan urine, air liur, atau feses tikus yang terinfeksi. Virus juga dapat masuk ke tubuh saat seseorang menghirup partikel udara yang telah terkontaminasi.
Gejala Hantavirus
Gejala awal hantavirus kerap menyerupai flu biasa sehingga sulit dikenali. Penderitanya dapat mengalami demam, nyeri otot, sakit kepala, mual, muntah, hingga tubuh terasa lemas.
Namun dalam kondisi berat, infeksi dapat berkembang menjadi gangguan pernapasan serius. Penderita bisa mengalami sesak napas akibat penumpukan cairan di paru-paru. Pada beberapa kasus, virus juga dapat memicu gangguan ginjal hingga perdarahan.
Menurut WHO, tingkat kematian akibat hantavirus tergolong cukup tinggi, terutama jika pasien terlambat mendapatkan penanganan medis.
Apakah Hantavirus Berbahaya bagi Indonesia?
Hingga kini, kasus hantavirus di Indonesia tergolong jarang dibandingkan beberapa negara lain seperti China, Korea Selatan, atau negara-negara di Eropa dan Amerika.
Meski demikian, risiko tetap ada karena Indonesia memiliki populasi tikus dan hewan pengerat yang cukup tinggi, terutama di kawasan padat penduduk, pasar, hingga wilayah dengan sanitasi buruk.
Cara Mencegah Infeksi Hantavirus
Pencegahan hantavirus dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan rumah dan lingkungan sekitar. Beberapa langkah yang disarankan antara lain:
- Menutup akses masuk tikus ke rumah
- Membersihkan area yang berpotensi menjadi sarang tikus
- Menggunakan sarung tangan dan masker saat membersihkan kotoran tikus
- Menyimpan makanan di tempat tertutup
- Rajin mencuci tangan setelah beraktivitas
WHO menegaskan hingga saat ini hantavirus tidak menyebar secara luas antarmanusia seperti Covid-19. Karena itu, risiko penularan massal dinilai masih rendah.
Sumber: WHO, BBC, dan Alodokter.
