Kenapa Pikiran Ramai Saat Mau Tidur? Ini Penyebabnya

Ilustrasi - (foto by freepik)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar – Tubuh sudah lelah, mata mulai mengantuk, tetapi pikiran justru sibuk memikirkan banyak hal. Mulai dari pekerjaan yang belum selesai, percakapan sepanjang hari, hingga kekhawatiran tentang hari esok.

Kondisi ini kerap terjadi ketika seseorang mulai berbaring untuk tidur. Suasana yang tenang membuat berbagai pikiran terasa lebih menonjol karena tidak banyak aktivitas yang mengalihkan perhatian.

Melansir laman kesehatan Cleveland Clinic, kecemasan dan kekhawatiran pada malam hari dapat membuat seseorang kesulitan menenangkan pikiran sehingga lebih sulit terlelap.

Salah satu penyebab banyak pikiran sesaat sebelum tidur adalah berkurangnya kesibukan. Ketika aktivitas harian berhenti, seseorang memiliki lebih banyak ruang untuk memikirkan persoalan yang sebelumnya terabaikan.

Selain itu, stres dan kecemasan dapat memicu _racing thoughts_, yaitu kondisi ketika pikiran bergerak cepat dari satu hal ke hal lain. 

Mengutip Harvard Health Publishing, pikiran yang terus berpacu dapat berkaitan dengan kecemasan dan membuat seseorang sulit bersantai.

Sedangkan menurut  Sleep Foundation, kecemasan dan gangguan tidur dapat saling memengaruhi. Kurang tidur berpotensi memperburuk kecemasan, sementara kecemasan dapat menghambat istirahat.

Cara Menenangkan Pikiran Sebelum Tidur

Ada beberapa kebiasaan sederhana yang bisa dicoba untuk membantu pikiran lebih tenang menjelang tidur.

Pertama, tuliskan hal-hal yang mengganggu pikiran dan rencana yang akan dilakukan keesokan hari. Cara ini membantu mengurangi kebiasaan memikirkan persoalan yang sama berulang kali.

Kedua, buat rutinitas santai sebelum tidur, seperti membaca buku, melakukan peregangan ringan, atau mengatur napas secara perlahan. Hindari aktivitas yang membuat pikiran semakin aktif.

Ketiga, jangan memaksakan diri untuk segera terlelap. Jika terus merasa gelisah di tempat tidur, cobalah bangun sebentar dan lakukan kegiatan yang menenangkan dengan pencahayaan redup. Kembali ke tempat tidur ketika rasa kantuk muncul.

Sumber: Sleep Foundation,Cleveland Clinic, Harvard Health Publishing