Spanyol Tolak Pangkalan Militernya Digunakan AS Serang Iran

Ilustrasi pangkalan militer - (foto by Pexels)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel Albares mengatakan negaranya tidak akan mengizinkan pangkalan militernya digunakan Amerika Serikat menyerang Iran.

Berdasarkan peta dari situs pelacakan penerbangan FlightRadar24 pada Senin, lima belas pesawat AS telah meninggalkan pangkalan militer Rota dan Moron di selatan Spanyol sejak AS dan Israel melancarkan serangan akhir pekan terhadap Iran.

Pangkalan militer Spanyol dioperasikan bersama AS dan Spanyol, namun berada di bawah kedaulatan Spanyol.

Penyerangan Israel dan AS terhadap Iran yanh dimulai akhir pekan lalu dikutuk Spanyol.

Setidaknya tujuh pesawat terlihat di FlightRadar24 telah mendarat di Pangkalan Udara Ramstein di Jerman.

Inggris sebelumnya juga menolak penggunaan pangkalannya untuk serangan terhadap Iran, namun pada Minggu Perdana Menteri Keir Starmer mengizinkan penggunaannya untuk tujuan “pertahanan diri kolektif”.

Meski demikian, Inggris menegaskan bahwa tidak akan ikut melakukan penyerangan terhadap Iran.

Sikap Spanyol serta kecaman tegas Perdana Menteri dari Partai Sosialis, Pedro Sanchez, terhadap tindakan AS-Israel di Iran kembali menempatkan negara itu sebagai pengecualian di kawasan tersebut. Hal itu berpotensi semakin meregangkan hubungannya dengan Washington.

“Pangkalan Spanyol tidak digunakan untuk operasi ini, dan tidak akan digunakan untuk apa pun yang tidak tercantum dalam perjanjian dengan Amerika Serikat atau yang tidak sesuai dengan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa,” kata Albares kepada penyiar Spanyol Telecinco.

Menteri Pertahanan Margarita Robles mengatakan pesawat-pesawat tersebut—terutama pesawat tanker pengisian bahan bakar di udara termasuk Boeing KC-135 ‘Stratotanker’—memang ditempatkan secara permanen di Spanyol.

Situs pelacakan FlightRadar24 menunjukkan sembilan pesawat tanker lepas landas pada Minggu dari pangkalan udara Moron di selatan Spanyol dan menuju Jerman.

Dua penerbangan berangkat dari Rota, pangkalan angkatan laut yang memiliki landasan udara, menuju Prancis selatan, menurut FlightRadar24.               

Empat penerbangan lainnya juga berangkat dari Rota, namun rutenya tidak ditampilkan.