Serangan Israel di Gaza Berlanjut, 5 Warga Palestina Tewas
Kobaran api dan kepulan asap membubung setelah serangan udara Israel di Zuvayda, Jalur Gaza, Palestina, pada 23 Agustus 2026 - (foto by ANTARAAnadolu)
CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Lima warga Palestina tewas dan 30 lainnya terluka akibat serangan Israel di Jalur Gaza dalam 24 jam terakhir, menurut Kementerian Kesehatan Gaza, Senin (7/9).
Dalam pernyataannya, kementerian menyebut lima jasad korban telah dibawa ke sejumlah rumah sakit di Gaza.
"Selama 24 jam terakhir, lima jasad telah dibawa ke rumah sakit di Gaza. Dua orang lainnya meninggal akibat luka parah yang diderita sebelumnya, dan 30 orang mengalami luka," demikian pernyataan kementerian.
Kementerian memperingatkan jumlah korban masih berpotensi bertambah.
Sejumlah warga diduga masih tertimbun di bawah reruntuhan bangunan yang hancur maupun berada di jalan-jalan yang belum dapat dijangkau ambulans dan tim pertahanan sipil.
Sejak gencatan senjata diberlakukan pada 11 Oktober, sedikitnya 1.352 warga Palestina di Jalur Gaza dilaporkan tewas dan 4.511 lainnya mengalami luka-luka.
Sebanyak 826 jasad juga telah dievakuasi dari berbagai lokasi.
Sementara itu, jumlah korban tewas sejak perang pecah pada 7 Oktober 2023 telah menembus angka 73.000 orang.
Angka tersebut masih dapat berubah seiring proses evakuasi dan pendataan korban yang belum terjangkau tim penyelamat.
Situasi di Gaza tetap menjadi perhatian kemanusiaan karena sebagian korban masih terjebak di bawah reruntuhan, sementara akses bagi tim penyelamat ke sejumlah lokasi terdampak masih terbatas.
Sumber: ANTARA/Sputnik/RIA Novosti
