WHO: Ribuan Anak Gaza Berteriak Minta Pertolongan Medis

Seorang anak bersama pengungsi lainnya menunggu pembagian makanan gratis dari pusat distribusi makanan di Kota Gaza, Palestina - (foto by Antara/Xinhua)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) kembali menyuarakan alarm darurat atas kondisi kemanusiaan di Jalur Gaza. Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengungkapkan bahwa ribuan anak kini menunggu evakuasi medis sementara fasilitas kesehatan di wilayah itu terus melemah akibat kerusakan berkepanjangan.

Dalam pernyataan yang disampaikan melalui platform X, Tedros menjelaskan bahwa Program Evakuasi Medis WHO telah membantu memindahkan hampir 8.000 pasien, termasuk lebih dari 5.500 anak, untuk mendapatkan perawatan selama dua tahun terakhir. Namun angka tersebut masih jauh dari cukup.

Menurutnya, lebih dari 16.500 pasien, hampir 4.000 di antaranya anak-anak yang masih berada dalam antrean evakuasi. Kondisi rumah sakit yang rusak membuat mereka tidak lagi memiliki akses terhadap perawatan dasar maupun penanganan medis lanjutan.


Tedros menekankan perlunya pembukaan penuh jalur evakuasi, terutama menuju Tepi Barat dan Yerusalem Timur, agar pasien yang membutuhkan dapat segera dibawa keluar dari zona konflik. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada negara-negara yang telah menerima pasien dari Gaza dan menyediakan layanan perawatan darurat di rumah sakit mereka.

“Saya sangat tersentuh oleh komitmen negara-negara yang membuka tangan untuk merawat anak-anak dan orang dewasa yang sakit parah dari Gaza,” ujarnya.

Di tengah meningkatnya kebutuhan, Tedros kembali menyerukan agar lebih banyak negara ikut berpartisipasi dalam upaya penyelamatan ini. WHO berharap kerja sama internasional dapat mempercepat proses evakuasi dan memberikan kesempatan hidup bagi ribuan anak yang kini hanya bisa menunggu pertolongan.

Sumber: WAFA/ Antara