Jelang Akhir Jabatan, Trump Ingin Ganti Nama Samudra Atlantik-Pasifik

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump - (foto by Sputnik)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar – Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan wacana baru terkait penggantian nama wilayah perairan geopolitik mendunia.

Jelang penghujung masa jabatannya, Trump mengisyaratkan keinginan untuk merubah nama Samudra Atlantik maupun Samudra Pasifik menjadi "Samudra Trump" atau "Samudra Amerika". Masa jabatan kedua Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat akan selesai pada 20 Januari 2029

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Trump saat berbicara di hadapan para pendukungnya di Tennessee pada Minggu (11/10). Dalam kesempatan itu, ia menegaskan niatnya untuk merealisasikan gagasan tersebut sebelum meletakkan jabatannya sebagai orang nomor satu di Negeri Paman Sam.

Langkah ini memperpanjang deretan inisiatif serupa dari sang presiden. Sebelumnya, Trump telah mengusulkan perubahan nama Selat Hormuz. Tak hanya itu, pada September lalu ia telah menandatangani instruksi resmi untuk mengubah nama Danau Ontario, danau lintas negara yang membatasi wilayah New York di AS dan Ontario di Kanada, menjadi Danau Amerika.

Kebijakan sepihak atas Danau Ontario tersebut memicu ketegangan diplomatik tingkat tinggi. Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, secara tegas menolak perubahan nama tersebut dan memastikan bahwa pemerintah Kanada akan terus menggunakan nama historis Danau Ontario dalam seluruh catatannya.

Sumber: Sputnik/Antara