Konflik AS-Iran Memanas, Trump Keluarkan Ancaman 48 Jam

Presiden Amerika Serikat Donlad Trump - (foto by Antara)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali meningkat tajam setelah Presiden Donald Trump mengeluarkan ancaman keras terkait penutupan Selat Hormuz.

Trump menyatakan bahwa pihaknya siap mengambil tindakan militer jika Iran tidak segera membuka jalur strategis tersebut dalam waktu dekat.

"Jika Iran tidak membuka secara penuh Selat Hormuz, dan tanpa ancaman, dalam waktu 48 jam dari saat ini, Amerika Serikat akan menyerang dan menghancurkan berbagai pembangkit listrik mereka, dimulai dari yang terbesar terlebih dahulu," kata Trump sebagaimana dikutip dari media sosial Gedung Putih dan disiarkan di platform X, Minggu (22/3).

Sebelumnya, konflik memanas sejak 28 Februari ketika Israel bersama Amerika Serikat melancarkan serangan gabungan ke ibu kota Iran, Teheran, serta sejumlah kota lainnya.

Serangan tersebut dilaporkan menewaskan mantan pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, bersama sejumlah komandan militer senior dan ribuan warga sipil.

Sebagai balasan, Iran meluncurkan gelombang serangan menggunakan rudal dan drone. Targetnya mencakup wilayah Israel serta pangkalan dan aset militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Di tengah eskalasi tersebut, Iran juga mengambil langkah dengan membatasi perlintasan di Selat Hormuz. Kebijakan ini disebut sebagai upaya menjaga keamanan jalur pelayaran vital tersebut dari ancaman serangan lanjutan.

Selat Hormuz sendiri merupakan salah satu jalur perdagangan minyak paling penting di dunia, sehingga setiap gangguan di wilayah ini berpotensi memicu dampak besar terhadap ekonomi global.

Situasi hingga kini masih berkembang, dengan dunia internasional menaruh perhatian serius terhadap potensi eskalasi konflik yang lebih luas di kawasan.

Sumber: Platform X Gedung Putih - Antara