Iran Klaim Serang Delapan Basis Militer AS
Pangkalan udara AS, Al Udeid di Qatar - (foto by Wikimedia Commons)
CELEBESMEDIA.ID, Makassar -.Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengklaim telah melancarkan serangan rudal balistik dan drone yang menyasar delapan fasilitas militer Amerika Serikat di Kuwait dan Bahrain pada Minggu (26/8).
Informasi tersebut disampaikan melalui laporan televisi nasional Iran, IRIB, di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Teluk.
IRGC menyatakan operasi tersebut dilakukan bersama pasukan laut dan udara. Menurut pernyataan itu, sasaran serangan mencakup fasilitas militer AS di Pangkalan Udara Ali Al Salem, Kuwait, serta instalasi yang berkaitan dengan Armada Kelima AS di Bahrain.
Dalam pernyataannya, IRGC mengatakan serangan rudal balistik dan drone itu merupakan balasan atas serangan AS baru-baru ini terhadap fasilitas Iran di Sirik dan Pulau Qeshm.
Iran menyebut operasi tersebut sebagai respons terhadap serangan yang sebelumnya diklaim dilakukan oleh Amerika Serikat.
"Menurut laporan IRIB, operasi tersebut dilakukan beberapa jam setelah ketegangan meningkat di perairan Teluk dan menjadi salah satu serangan langsung Iran yang paling signifikan terhadap aset AS di kawasan sejak konflik dimulai." Hingga berita ini disusun, belum ada konfirmasi independen maupun tanggapan resmi dari pemerintah Amerika Serikat terkait klaim tersebut.
Eskalasi terbaru terjadi meskipun Iran dan Amerika Serikat sebelumnya dilaporkan telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Islamabad yang dimediasi Pakistan. Kesepakatan itu disebut mencakup penghentian perang, pembukaan kembali Selat Hormuz, pencabutan blokade laut terhadap Iran, serta kelanjutan perundingan mengenai program nuklir Teheran.
Perkembangan situasi di kawasan Timur Tengah masih terus menjadi perhatian dunia. Sejumlah pihak menunggu pernyataan resmi dari kedua negara untuk mengetahui kondisi terbaru serta dampak yang mungkin ditimbulkan terhadap stabilitas regional.
Sumber: Anadolu
