Saudi Cegat Drone Houthi yang Menuju Makkah

Kelompok Houthi Yaman melancarkan serangkaian serangan ke wilayah Arab Saudi yang mengganggu operasional sejumlah fasilitas energi dan menyebabkan 73 orang terluka, menurut keterangan pihak berwenang

CELEBESMEDIA.ID, Makassar — Pasukan Pertahanan Udara Kerajaan Arab Saudi disebut berhasil mencegat dan menghancurkan sebuah drone yang diduga diluncurkan oleh milisi Houthi sebelum memasuki wilayah udara terlarang di Kota Makkah.

Informasi tersebut disampaikan Juru Bicara resmi Koalisi untuk Pemulihan Legitimasi di Yaman, Mayor Jenderal Turki Al-Malki. Menurutnya, pencegatan berlangsung pada Selasa malam, 15 September 2026, sekitar pukul 18.50 waktu setempat.

"Pada Selasa malam, 15 September 2026, pukul 18.50 waktu setempat, Pasukan Pertahanan Udara Kerajaan Arab Saudi mencegat dan menghancurkan sebuah drone musuh yang diluncurkan oleh milisi Houthi teroris, sebelum memasuki wilayah udara terlarang di Kota Suci Makkah," kata juru bicara tersebut.

Al-Malki mengatakan drone tersebut berhasil dicegat di bagian selatan Makkah. Ia menyebut insiden itu sebagai upaya kedua yang ditujukan ke wilayah Makkah setelah serangan menggunakan rudal balistik pada 27 Juli 2017.

 Menurut pernyataan tersebut, aksi itu juga dinilai membahayakan keamanan jemaah umrah yang berada di Masjidil Haram serta warga dan penduduk setempat.

"Tindakan ini hanya dapat digambarkan sebagai perbuatan tercela dan upaya untuk menargetkan tempat turunnya wahyu, tanah tempat risalah disampaikan, serta tujuan yang menjadi tempat berlabuhnya hati jutaan umat Islam dari seluruh dunia," katanya.

Ia menambahkan, upaya tersebut dinilai sebagai tindakan yang dapat menimbulkan ketakutan di tengah jemaah umrah yang datang ke Masjidil Haram untuk beribadah dengan aman.

Juru bicara Koalisi untuk Pemulihan Legitimasi di Yaman tersebut mengatakan insiden itu akan menjadi bagian dari catatan pelanggaran yang dituduhkan kepada milisi Houthi.

"Keamanan Dua Masjid Suci dan jamaah umrah merupakan harga mati. Komando Pasukan Gabungan Koalisi tidak akan ragu mengambil langkah-langkah yang diperlukan dan bersifat mencegah terhadap milisi Houthi teroris serta tindakan mereka yang bermusuhan dan teroris," demikian juru bicara tersebut.

Pernyataan itu menegaskan perhatian otoritas Saudi terhadap keamanan kawasan Makkah, terutama perlindungan Masjidil Haram dan jemaah umrah dari ancaman yang berasal dari konflik di Yaman.

Sumber: SPA/OANA/Antara