Krisis BBM, Rumah Sakit Gaza Terancam Lumpuh
Kondisi pasien pada salah satu Rumah Sakit di Gaza - (foto by Antara/ Anadolu)
CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Krisis bahan bakar minyak (BBM) ternyata tidak hanya menjadi persoalan di Indonesia. Sejumlah negara lain juga menghadapi kesulitan pasokan bahan bakar, termasuk Palestina.
Di Jalur Gaza, kondisi tersebut bahkan mulai berdampak langsung terhadap operasional rumah sakit dan layanan medis bagi masyarakat.
Sumber-sumber medis di Rumah Sakit Al-Ahli Arab di Kota Gaza pada Kamis (10/9) mengatakan generator utama rumah sakit yang memasok listrik ke fasilitas tersebut mati akibat kekurangan bahan bakar dan suku cadang.
Terhentinya generator membuat sejumlah fasilitas penting di rumah sakit tidak dapat beroperasi secara normal. Kondisi itu memaksa penghentian operasional unit pencitraan medis rumah sakit, termasuk satu-satunya CT scan yang tersedia di Gaza utara.
Gangguan pasokan listrik juga membuat layanan medis harus dikurangi. Sejumlah operasi bahkan terpaksa ditunda karena rumah sakit tidak dapat menjalankan seluruh fasilitasnya seperti biasa.
Rumah Sakit Al-Ahli Arab kini menghadapi ancaman lumpuh total jika pasokan bahan bakar dan suku cadang tidak segera tersedia.
"Rumah Sakit Al-Ahli Arab menghadapi risiko lumpuh total dan sangat membutuhkan bantuan agar tetap dapat memberikan layanan medis esensial kepada pasien, katanya."
Kondisi di Gaza memperlihatkan bahwa persoalan kelangkaan BBM tidak sekadar berkaitan dengan kendaraan, transportasi, atau aktivitas ekonomi. Bagi fasilitas kesehatan, bahan bakar menjadi kebutuhan vital untuk menjaga generator tetap beroperasi ketika pasokan listrik tidakaan, sistem pendukung pasien hingga fasilitas pemeriksaan.
Ketika bahan bakar tidak tersedia, gangguan operasional dapat terjadi BBM merupakan tantangan yang dapat dirasakan di berbagai belahan dunia dengan kondisi dan penyebab yang berbeda-beda. Di Palestina, keter tersedia atau tidak mencukupi.
Generator rumah sakit digunakan untuk menopang berbagai kebutuhan penting, mulai dari peralatan medis, pencahayaan, sistem pendukung pasien hingga fasilitas pemeriksaan. Ketika bahan bakar tidak tersedia, gangguan operasional dapat terjadi dan berujung pada tertundanya pelayanan kepada pasien.
Persoalan ini juga menjadi gambaran bahwa kesulitan mendapatkan BBM merupakan tantangan yang dapat dirasakan di berbagai belahan dunia dengan kondisi dan penyebab yang berbeda-beda. Di Palestina, keterbatasan bahan bakar menambah tekanan terhadap fasilitas kesehatan yang sudah menghadapi kebutuhan layanan medis yang besar.
Sumber: WAFA/ Antara
