Iran Siapkan Strategi yang 'Mengejutkan Dunia' Hadapi AS
Para demonstran anti-perang menggelar protes di dekat Gedung Putih, Washington DC, Amerika Serikat pada 7 April 2026 - (foto by ANTARA/Anadolu)
CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Iran memantau pergerakan Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah dan menyatakan siap memakai taktik baru dalam operasi balasan bila militer AS kembali memulai permusuhan terhadap Republik Islam, kata anggota parlemen Iran Feda Hossein Maleki.
"Kami memantau tindakan Amerika di kawasan dan sekitar Selat Hormuz. Kami telah menyampaikan kepada pihak AS bahwa jika mereka ingin memulai perang lagi, Iran akan menggunakan opsi baru," ujar Maleki kepada RIA Novosti.
Menurut Maleki, opsi baru itu meliputi perubahan cara Iran menjalankan operasi dan pendekatan taktis dalam menghadapi AS. Ia menyebut strategi tersebut berpotensi mengejutkan dunia dan para pakar militer, sebagaimana kemampuan rudal Iran sebelumnya.
Pernyataan itu muncul setelah NBC News pada Rabu melaporkan, mengutip sejumlah sumber, bahwa AS secara bertahap mengevakuasi personel militer dan diplomatiknya dari Timur Tengah.
Langkah itu disebut mirip dengan yang diambil Washington sebelum perang terhadap Iran pecah pada Februari. Pentagon menolak berkomentar saat dimintai tanggapan oleh RIA Novosti.
AS dan Israel mulai menyerang sejumlah target di Iran pada 28 Februari, yang memicu serangan balasan dari Teheran.
Pada pertengahan Juni, Iran dan AS menandatangani nota kesepahaman untuk menghentikan permusuhan, tetapi kedua pihak kembali saling menyerang tidak lama kemudian. Hingga kini, konflik tersebut belum terselesaikan.
Sumber: ANTARA/Sputnik
