Kembali ke Inggris, Pangeran Harry Tunggu Permintaan Maaf Keluarga Kerajaan

Pangeran Harry - (foto by AFP)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Pangeran Harry kembali berada di Inggris di tengah hubungan yang masih tegang dengan sejumlah anggota keluarga kerajaan. Menurut laporan Daily Mail yang mengutip sejumlah teman dekat sang pangeran, Duke of Sussex disebut masih menunggu permintaan maaf dari beberapa anggota keluarga kerajaan.

Sebelumnya, The Telegraph melaporkan bahwa Pangeran Harry bersama keluarganya telah tiba di Inggris. Kepulangan tersebut menjadi sorotan karena terjadi sekitar enam tahun setelah Harry dan istrinya, Meghan Markle, memutuskan meninggalkan kehidupan kerajaan dan kemudian menetap di Amerika Serikat pada Januari 2020 lalu.

Media Inggris menyebut Harry dan Meghan berencana berada di Inggris dalam waktu yang cukup lama. Kepulangan ini pun kembali memunculkan perhatian terhadap hubungan Harry dengan keluarga kerajaan yang hingga kini belum sepenuhnya pulih.

Daily Mail melaporkan bahwa hubungan Pangeran Harry dengan keluarga kerajaan Inggris semakin memburuk setelah ia menerbitkan memoar berjudul "Spare" dan memberikan sejumlah wawancara kepada media televisi.

Dalam berbagai kesempatan, Harry mengungkap persoalan internal keluarga kerajaan serta hubungan yang rumit dengan sejumlah anggota keluarganya. Memoar tersebut turut memperbesar sorotan publik terhadap perselisihan yang terjadi di lingkungan Kerajaan Inggris.

Kepulangan Harry kali ini disebut tidak serta-merta menandakan bahwa konflik tersebut telah berakhir. Menurut laporan yang dikutip Daily Mail, Duke of Sussex masih membawa kemarahan yang sama seperti ketika meninggalkan Inggris enam tahun lalu.

Laporan tersebut juga menyebut Harry merasa ada pihak-pihak tertentu di sekitar Raja Charles III yang menghambat upayanya untuk memperbaiki hubungan dengan sang ayah.

Pangeran Harry berulang kali menuduh orang-orang dekat Raja Charles III berupaya mencegahnya berdamai dengan ayahnya.

Daily Mail juga menyoroti kemiripan antara sejumlah pernyataan Harry dengan sikap yang pernah ditunjukkan mendiang ibunya, Putri Diana. Diana sebelumnya pernah menuduh sejumlah anggota Kerajaan Inggris berusaha melemahkan posisinya.

Persamaan tersebut menjadi bagian dari pembahasan mengenai cara Harry melihat konflik internal keluarga kerajaan dan pihak-pihak yang menurutnya turut berperan dalam keretakan hubungan tersebut.

Meski hubungan keluarga menjadi sorotan, Harry disebut tidak memiliki rencana untuk menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.

Menurut sumber yang dikutip surat kabar tersebut, Harry sendiri tidak berniat menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.

Situasi ini membuat kepulangan Pangeran Harry ke Inggris kembali menjadi perhatian. Di satu sisi, keberadaannya di negara tersebut membuka peluang bagi pertemuan dengan keluarga kerajaan. Namun di sisi lain, laporan mengenai kemarahannya menunjukkan bahwa persoalan lama di antara mereka belum sepenuhnya terselesaikan.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA/Antara