Ada Peran Bocah 8 Tahun dalam Misi NASA ke Bulan
Boneka plushie 'Rise' buatan Lucas Ye - (foto by Freelancer)
CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Di balik gemuruh mesin roket yang membawa misi Artemis II menuju Bulan, ada satu sosok mungil yang mencuri perhatian di dalam kabin kapsul Orion.
Namanya 'Rise', sebuah boneka plushie berwarna putih bulat dengan senyum yang ramah. Meski tampak menggemaskan, boneka ini punya tugas penting: menjadi indikator zero gravity atau gravitasi nol bagi para astronaut.
Menariknya, Rise bukanlah buatan insinyur senior NASA, melainkan hasil imajinasi Lucas Ye, seorang bocah berusia delapan tahun asal Mountain View, California.
Kehadiran boneka di ruang angkasa sebenarnya bukan hal baru. Ini adalah tradisi turun-temurun sejak era Yuri Gagarin, kosmonaut pertama dunia, yang selalu membawa boneka kecil untuk menunjukkan kapan pesawat mulai melayang di lingkungan mikrogravitasi.
Melansir IFLScience, Jumat (3/4/2026), Rise terpilih melalui kompetisi desain yang digelar NASA bersama yayasan amal Freelancer. Hebatnya, karya Lucas berhasil menyisihkan lebih dari 2.600 peserta, termasuk para desainer dewasa.
"Cara apa yang lebih baik untuk mengelilingi Bulan selain mengajak publik ikut serta bersama kami?" ujar Reid Wiseman, komandan Artemis II.
Menurutnya, boneka ini akan terus menemani kru saat mereka berada di sisi jauh Bulan, sekaligus menjadi pengingat akan dukungan penduduk Bumi.
Lucas, yang memang dikenal sebagai penggemar berat dunia antariksa, memberi nama karyanya 'Rise'.
Nama tersebut diambil dari foto ikonik Earthrise (Bumi yang terbit) hasil jepretan astronaut William Anders pada misi Apollo 8 silam.
Meski aturan lomba hanya meminta desain, Lucas yang sangat antusias bahkan menjahit sendiri prototipe boneka tersebut.
Christina Koch, spesialis misi Artemis II, menyambut hangat kehadiran sang "penumpang" tambahan ini. "Tema boneka ini mencerminkan etos dan nilai-nilai kru kami. Selamat datang di atas kapal, Rise," ungkapnya.
Misi Artemis II sendiri telah resmi memulai perjalanannya pada Rabu (1/4) pukul 18.24 waktu setempat. Membawa empat astronaut tangguh—Reid Wiseman, Victor Glover, Christina Koch, dan Jeremy Hansen—misi ini akan menempuh jarak lebih dari 400.000 kilometer.
Ini menjadi momen emosional bagi dunia kedirgantaraan, karena untuk pertama kalinya dalam lebih dari 50 tahun, manusia kembali menjelajah hingga ke orbit satelit alami kita.
Selama 10 hari ke depan, NASA akan memastikan perjalanan bersejarah ini berlangsung aman, tentunya dengan ditemani senyum ramah Rise yang melayang di kabin.
