Trump Ungkap Alasan Dialog Iran-AS Belum Dimulai

Ilustrasi Bendera Iran- Amerika Serikat - (foto by Freepik)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkap alasan mengapa dialog antara Washington dan Teheran hingga kini belum dimulai. Menurutnya, proses negosiasi belum berjalan karena Iran masih menjalani masa berkabung atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei.

Meski demikian, Trump mengklaim pemerintah Iran memiliki keinginan kuat untuk mencapai kesepakatan dengan Amerika Serikat setelah masa berkabung berakhir.

Pernyataan tersebut disampaikan Trump saat menghadiri perayaan 250 tahun kemerdekaan Amerika Serikat atau America 250 di Mount Rushmore, South Dakota, pada Jumat waktu setempat

Dalam pidatonya, Trump mengatakan pemerintahannya sengaja memberikan waktu bagi Iran untuk menyelesaikan prosesi berkabung sebelum membuka kembali jalur diplomasi.

"Mereka benar-benar mendambakan perdamaian. Kami bahkan berbaik hati memberikan mereka waktu sepekan untuk berkabung," ujar Trump.

Trump juga mengklaim tekanan yang diberikan Amerika Serikat telah membuat Iran ingin segera mengakhiri ketegangan dengan Washington.

"Kami menaklukkan Venezuela hanya dalam waktu satu hari dan melumpuhkan Iran hingga mereka memohon perdamaian. Mereka benar-benar mendambakan perdamaian," katanya.

Selain membahas hubungan dengan Iran, Trump memuji kekuatan militer Amerika Serikat yang menurutnya menjadi yang paling tangguh di dunia.

"Kami telah membangun militer yang paling tangguh dan dominan di bumi, serta keluar sebagai pemenang dalam dua perang dunia," ujarnya.

Hingga kini belum ada kepastian kapan dialog resmi antara Amerika Serikat dan Iran akan dimulai. Namun, Trump menegaskan bahwa penundaan tersebut berkaitan dengan masa berkabung di Iran, bukan karena terhentinya peluang untuk mencapai kesepakatan baru antara kedua negara.


Sumber: Anadolu/Antara