Iran Tolak Inspeksi IAEA, Negosiasi Nuklir Belum Final

Kantor Pusat Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) di Wina, Austria - (foto o by Antara/Xinhua)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Iran kembali menegaskan sikap tegasnya terkait program nuklir dengan menolak rencana inspeksi dari Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) sebelum tercapainya kesepakatan akhir dengan Amerika Serikat.

Wakil Menteri Luar Negeri Iran untuk Urusan Hukum dan Internasional, Kazem Gharibabadi, menyampaikan melalui platform media sosial X bahwa akses terhadap fasilitas serta material nuklir Iran hanya akan dibahas dalam kerangka kesepakatan final. Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut juga bergantung pada langkah nyata pihak lain, termasuk pencabutan sanksi terhadap Iran.

Gharibabadi juga membantah adanya pertemuan antara tim negosiasi Iran dan Direktur Jenderal IAEA Rafael Grossi di Swiss dalam beberapa hari terakhir, meski sebelumnya Grossi disebut meminta pertemuan tersebut.

Pernyataan itu muncul setelah Grossi menyampaikan bahwa IAEA berencana melakukan inspeksi ke fasilitas nuklir Iran, seiring dengan adanya nota kesepahaman (MoU) antara Amerika Serikat dan Iran yang baru saja ditandatangani.

MoU tersebut disepakati pada 18 Juni dan menetapkan masa perundingan selama 60 hari untuk mencapai kesepakatan akhir terkait program nuklir Iran serta mekanisme pencabutan sanksi. Putaran awal negosiasi telah digelar di Swiss pada 21–22 Juni.

Di tengah proses diplomasi yang masih berlangsung, sejumlah fasilitas nuklir utama Iran seperti Fordow, Natanz, dan Isfahan kembali menjadi sorotan. Lokasi-lokasi tersebut sebelumnya dilaporkan pernah menjadi target serangan dalam eskalasi konflik yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir, memperkeruh dinamika keamanan kawasan Timur Tengah.

Hingga kini, proses negosiasi antara Iran dan Amerika Serikat masih berjalan di bawah pengawasan internasional, namun perbedaan pandangan terkait inspeksi dan akses fasilitas nuklir menunjukkan bahwa jalan menuju kesepakatan final masih panjang.

Sumber: Antara/Xinhua