Gencatan Senjata Dilanggar, Israel Kembali Serang Lebanon Selatan
CELEBESMEDIA.ID, Makassar -Israel kembali melancarkan serangan udara ke wilayah Lebanon selatan pada Minggu, dengan menyasar kota Deir Seryan dan Taybeh.
Serangan tersebut menambah daftar pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata yang masih berlangsung antara kedua pihak.
Berdasarkan laporan Kantor Berita Nasional Lebanon yang dikelola pemerintah, militer Israel juga meledakkan bahan peledak serta membakar sejumlah rumah di kota Khiam, Lebanon selatan. Selain itu, sebuah pesawat nirawak dilaporkan terbang di atas kawasan pinggiran selatan Beirut.
Hingga laporan ini disusun, belum ada informasi mengenai korban jiwa akibat serangan terbaru tersebut.
Eskalasi terjadi hanya dua hari setelah Beirut dan Tel Aviv menyepakati kerangka kerja yang dimediasi oleh Amerika Serikat. Kesepakatan itu mengatur proses penarikan bertahap pasukan Israel dari seluruh wilayah Lebanon.
Tahap awal implementasi perjanjian tersebut dijadwalkan dimulai dari dua wilayah percontohan yang identitasnya tidak diumumkan kepada publik.
Meski demikian, serangan terbaru memunculkan kekhawatiran terhadap keberlangsungan gencatan senjata dan stabilitas keamanan di kawasan perbatasan Lebanon-Israel.
Menurut data Kementerian Kesehatan Lebanon, sejak 2 Maret, operasi militer Israel di wilayah Lebanon telah menewaskan sedikitnya 4.246 orang dan melukai 12.190 lainnya.
Konflik tersebut juga menyebabkan lebih dari satu juta warga terpaksa meninggalkan tempat tinggal mereka akibat memburuknya situasi keamanan.
Sumber: Anadolu
