Irak dan UEA Kandidat Pengganti Iran di Piala Dunia 2026

Pemain Timnas Iran - (foto by @teammellifootball/instagram)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Eskalasi konflik geopolitik merambah ke lapangan hijau setelah Tim Nasional Iran menyatakan mundur dari kepesertaan Piala Dunia 2026.

Mundurnya skuad Team Melli merupakan reaksi langsung terhadap serangan udara Amerika Serikat yang menyasar wilayah kedaulatan Iran baru-baru ini.

Setelah Iran memutuskan untuk tidak berpartisipasi di Piala Dunia 2026, perhatian dunia kini beralih pada calon suksesor mereka.

Pertanyaannya, siapa yang paling layak menggantikan tempat yang ditinggalkan oleh skuad asuhan Mehdi Taremi dkk tersebut?

Irak, yang juga berasal dari konfederasi Asia (AFC), menjadi nama terdepan untuk mengisi kekosongan tersebut.

Berdasarkan performa terakhir, Singa Mesopotamia berhasil menjejakkan kaki di babak playoff dan dijadwalkan akan menghadapi pemenang antara Bolivia melawan Suriname.

Andai Iran resmi dinyatakan mundur, posisi mereka di Grup D kemungkinan besar akan langsung diisi oleh Irak.

Jika skenario ini berjalan, Irak akan bersaing sengit dengan tim-tim mapan seperti Belgia, Mesir, dan Selandia Baru.

Perubahan status Irak tersebut otomatis akan memberikan napas baru bagi Uni Emirat Arab (UEA). Dalam rantai pergantian ini, UEA diproyeksikan masuk ke babak playoff untuk menggantikan posisi yang ditinggalkan Irak.

Hal ini membuka peluang besar bagi UEA untuk kembali memperebutkan satu tiket menuju panggung dunia.

Secara regulasi, FIFA memang memiliki protokol jelas terkait pengunduran diri sebuah negara di putaran final.

Meskipun aturan menyatakan bahwa tim pengganti tidak harus berasal dari konfederasi yang sama, faktor keseimbangan kuota atau slot biasanya menjadi pertimbangan utama.