Adu Gengsi Indonesia vs Malaysia, Peringkat FIFA Sorotan
Ilustrasi - (int)
CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Timnas Indonesia menghadapi Malaysia pada matchday kedua Grup A Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026) malam.
Berdasarkan pembaruan ranking FIFA pada Senin (28/9) pagi, Garuda masih unggul jauh di atas kertas, tetapi jarak keduanya menyempit.
Indonesia turun satu tingkat dari posisi 118 ke 119 dunia dengan 1.161,17 poin. Malaysia bertahan di peringkat ke-136 dengan 1.090,35 poin.
Selisihnya kini 17 anak tangga dan 70,82 poin, lebih tipis dari jarak 18 tangga sebelum pembaruan.
Peringkat ke-119 juga sama dengan posisi Indonesia pada periode yang sama tahun lalu, ketika Garuda mengoleksi 1.158 poin.
Dalam peta kekuatan delapan peserta Divisi 1, Indonesia tetap berada di tiga besar di bawah Thailand dan Vietnam, sedangkan Malaysia berada di kelompok bawah bersama Filipina.
Klasemen sementara justru menempatkan Malaysia di puncak. Kedua tim sama-sama mengawali turnamen dengan kemenangan pada Jumat (25/9/2026) dan mengantongi tiga poin, tetapi Malaysia unggul selisih gol, +3 berbanding +2.
Indonesia menundukkan Singapura 2-0 di SUGBK. Ragnar Oratmangoen membuka skor pada menit ke-13 lewat umpan Luke Vickery.
Singapura bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-69 setelah Safuwan Baharudin diusir karena melanggar Ole Romeny. Romeny sendiri memastikan kemenangan lewat penalti pada menit ke-74.
Di venue yang sama, Malaysia melumat Bangladesh 3-0. Arif Aiman mencetak dua gol, sementara Bergson da Silva menambah gol ketiga pada menit ke-57. Singapura kini berada di peringkat ketiga grup tanpa poin.
Karena FIFA ASEAN Cup digelar pada kalender FIFA Matchday dan berstatus turnamen resmi FIFA, hasil laga ini berpotensi kembali mengubah perolehan poin kedua tim.
Bagi Indonesia, kemenangan akan memperkuat posisi di puncak Grup A sekaligus menambah poin ranking.
FIFA ASEAN Cup 2026 merupakan edisi perdana turnamen yang berlangsung pada 24 September hingga 5 Oktober.
Indonesia menjadi tuan rumah Divisi 1 yang diikuti delapan tim dalam dua grup, sedangkan Hong Kong menjadi tuan rumah Divisi 2. Juara Divisi 1 dilaporkan mendapat hadiah 1 juta dolar AS.
