5 Fakta Menarik Arema FC vs PSM di Super League 2025/26

Pemain PSM - (foto by @psm_makassar/instagram)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Laga klasik antara Arema FC melawan PSM Makassar pada pekan ke-32 Super League 2025/2026, Sabtu (9/5/2026), bukan sekadar duel di papan tengah.

Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Kanjuruhan ini menyimpan sejumlah fakta yang bisa menjadi penentu nasib kedua tim di akhir musim.

Berikut adalah 5 fakta menarik jelang duel Singo Edan kontra Juku Eja yang berhasil dirangkum:

1. Pertaruhan Nasib PSM di "Zona Kuning"

PSM datang ke Malang dengan beban berat. Hingga pekan ke-31, tim kebanggaan Sulawesi Selatan ini masih tertahan di peringkat ke-13 dengan 34 poin.

Posisi ini menempatkan mereka dalam "zona kuning" atau ancaman degradasi, mengingat selisih poin dengan tim-tim di bawahnya seperti Madura United dan Persijap Jepara sangatlah tipis.

Kemenangan atas Arema menjadi harga mati jika Juku Eja ingin mengunci tiket bertahan di kasta tertinggi musim depan.

2. Tantangan Memutus Rekor Buruk Clean Sheet

Pertahanan menjadi titik lemah utama PSM musim ini. Skuad asuhan Ahmad Amiruddin tersebut mencatatkan rekor mengkhawatirkan dengan melewati 12 pertandingan berturut-turut tanpa sekalipun nirbobol (clean sheet).

Terakhir kali gawang PSM tidak kemasukan bola adalah pada Februari 2026 saat bermain imbang 0-0 melawan Semen Padang. Menghadapi Arema, kiper Hilman Syah dituntut bekerja ekstra keras untuk memutus tren negatif tersebut.

3. Ketajaman Dalberto yang Mengancam

Arema FC memiliki senjata mematikan dalam diri Dalberto. Striker asal Brasil tersebut saat ini menjadi salah satu predator paling menakutkan di liga dengan koleksi 10 gol.

Produktivitas Dalberto akan menjadi ujian sesungguhnya bagi lini belakang PSM yang sudah kebobolan total 42 gol sepanjang musim ini.

Singo Edan diprediksi akan sangat mengandalkan ketajaman Dalberto untuk mengamankan poin di kandang.

4. Misi Balas Dendam

Laga ini juga mengusung misi revans bagi PSM Makassar. Pada pertemuan pertama di pekan ke-9 (Oktober 2025), PSM dipaksa menyerah 1-2 di hadapan pendukungnya sendiri.

Saat itu, gol semata wayang Victor Luiz tak mampu membendung performa apik Valdeci dan Arkhan Fikri yang membawa pulang tiga poin untuk Arema.

Kembali bertemu di putaran kedua, PSM bertekad membalas kekalahan menyakitkan tersebut.

5. Dominasi Tuan Rumah

Dominasi Arema FC atas PSM Makassar menjadi warna dominan dalam lima pertemuan terakhir kedua tim sebelum bentrok di pekan ke-32 musim ini.

Singo Edan tercatat berhasil mengamankan tiga kemenangan penting, termasuk hasil krusial pada putaran pertama musim.

Di sisi lain, PSM hanya mampu memetik satu kemenangan dan satu hasil imbang dalam rangkaian lima duel tersebut.

Satu-satunya kemenangan Pasukan Ramang diraih pada pertengahan tahun 2025 dengan skor 2-0.